Distribusi Air Bersih Jangkau 14 Kecamatan Wonogiri

  • 05 Okt 2026 20:59 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Wonogiri - Kabupaten Wonogiri saat ini tengah menghadapi dampak ganda dari musim kemarau, yakni krisis kekeringan dan ancaman kebakaran hutan serta lahan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri terus berupaya meminimalkan dampak bencana di wilayah tersebut.

Dalam upaya penanganan kekeringan, BPBD Wonogiri terus melakukan pendistribusian air bersih ke daerah-daerah krisis. Kepala BPBD Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama, menyatakan bahwa sasaran distribusi kini bertambah menjadi 14 kecamatan.

"Untuk di Kabupaten Wonogiri, saat ini kita sudah mendistribusikan bantuan air bersih yang kami catat sampai dengan hari ini, ini total ada 13 kecamatan yang terdampak ini sudah mulai kita distribusikan. Dan informasi terbaru ini juga hari ini nanti kita ada laporan satu kecamatan, jadi nanti untuk total 14 kecamatan yang kita distribusikan air bersih," ujar Fuad kepada RRI, Senin, 5 Oktober 2026.

Wilayah tambahan yang baru saja melaporkan kebutuhan air tersebut berada di Kecamatan Kismantoro. Lebih lanjut, Fuad merinci bahwa air bersih yang telah disalurkan dari alokasi APBD mencapai 846 tangki, atau setara dengan sekitar 4.230.000 liter air. Meski demikian, alokasi anggaran tahap awal sebesar kurang lebih Rp300 juta kini telah habis.

"Sementara alokasi anggaran yang teralokasikan ini nanti sudah habis, maka nanti kami melaporkan kepada Pak Bupati, petunjuk beliau ini nanti akan kita siapkan dengan skema yang lain," kata Fuad.

BPBD saat ini mengandalkan sisa kuota sekitar 200 tangki yang dialihkan ke wilayah yang sangat membutuhkan, dibantu dengan dukungan besar dari program CSR dunia usaha dan para relawan.

Wilayah yang paling terdampak kekeringan berada di area selatan Wonogiri, seperti Giritontro, Giriwoyo, Eromoko, dan Pracimantoro. Sementara itu, Kecamatan Paranggupito terpantau relatif aman berkat adanya saluran air permanen dari PDAM. (Ase)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....