KPU Wonogiri Perbarui Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan

  • 30 Sep 2026 19:48 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Wonogiri - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonogiri terus memperbarui data pemilih melalui Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan III Tahun 2026. Pemutakhiran dilakukan untuk memastikan data pemilih tetap akurat, valid, dan mutakhir.

Ketua KPU Wonogiri, Satya Graha mengatakan, pemutakhiran data pemilih merupakan amanat PKPU Nomor 1 Tahun 2026. Data pemilih yang berkualitas dinilai menjadi fondasi penting dalam penyelenggaraan pemilu dan pemilihan yang demokratis.

“Pemutakhiran data pemilih ini merupakan amanat yang diberikan kepada kami, KPU Wonogiri, melalui PKPU Nomor 1 Tahun 2026. Tentu saja untuk menjaga data ini supaya akurat, valid, dan update,” ujarnya, Rabu 30 September 2026.

Satya menjelaskan, dalam proses pemutakhiran hingga Triwulan III 2026, KPU Wonogiri menerima berbagai masukan dari sejumlah pihak. Masukan tersebut di antaranya berasal dari DP4 Semester I Tahun 2026 yang diterima melalui KPU RI serta saran perbaikan dari Bawaslu Wonogiri pada 10 Agustus 2026.

Selain itu, KPU Wonogiri juga melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) terbatas di Kecamatan Bulukerto pada 16 September 2026. Masyarakat turut diberikan ruang untuk menyampaikan tanggapan melalui Google Form yang disediakan KPU Wonogiri melalui laman resminya.

Menurut Satya, KPU juga melakukan analisis terhadap potensi data ganda. Data yang terindikasi tercatat di KPU Wonogiri maupun kabupaten/kota lain mulai dilakukan pembersihan agar daftar pemilih semakin berkualitas.

“Kemudian kami juga melakukan analisa kegandaan. Sehingga cukup banyak juga ini, kegandaan data yang tercatat baik di KPU Wonogiri, maupun di KPU Kabupaten/Kota lainnya,” katanya.

Pemutakhiran juga dilakukan melalui program PDPB Goes to School yang telah diluncurkan KPU Wonogiri sejak awal 2026. Program tersebut menyasar para pelajar sekaligus membantu proses perekaman KTP bagi siswa yang telah memenuhi syarat usia tetapi belum melakukan perekaman.

KPU Wonogiri juga menerima masukan dari Lapas Wonogiri. Seluruh masukan tersebut, menurut Satya, telah direkap dan ditindaklanjuti sebagai bagian dari proses pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Wonogiri, Joko Wuryanto mengatakan, pihaknya telah menyampaikan saran perbaikan kepada KPU dan mendapatkan tindak lanjut. Bawaslu juga meminta dilakukan pengecekan sampel data pada Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih).

“Bawaslu dalam hal ini sudah mengirimkan saran perbaikan dan sudah ditindaklanjuti oleh KPU. Kami sangat mengucapkan terima kasih,” ucapnya.

Joko menambahkan, pengecekan sampel tersebut diperlukan untuk memastikan saran perbaikan Bawaslu benar-benar telah ditindaklanjuti KPU. Langkah itu sekaligus menjadi bagian dari keterbukaan informasi dalam proses pemutakhiran data pemilih.

“Hanya sekedar sampling aja, sehingga audiens ini bisa mengetahui bahwa KPU sudah menindaklanjuti sarper dari Bawaslu,” katanya. (Ase)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....