Sampah Haul Masih Berserakan, Petugas Kebersihan Kembali Lembur

  • 05 Okt 2026 20:57 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kecamatan Pasar Kliwon bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Surakarta masih melakukan pembersihan sampah sisa pelaksanaan Haul Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi. Sejumlah titik masih ditemukan sampah setelah aktivitas jamaah dan pedagang berakhir hingga malam hari.

Camat Pasar Kliwon Ari Wibowo mengatakan, petugas kebersihan bersama unsur kewilayahan dan relawan terus melakukan pembersihan. Pihaknya juga meminta petugas kembali bekerja untuk menyelesaikan sejumlah titik yang masih dipenuhi sampah.

Salah satu lokasi yang masih dilakukan pembersihan yakni kawasan Alun-Alun Selatan sisi timur yang mendekati Jalan Ibu Pertiwi. Sampah juga ditemukan di sepanjang Jalan Ibu Pertiwi menuju Masjid Riyadh.

“Ini tadi pagi saya cek di Alun-Alun Selatan sisi timur yang mendekat ke Jalan Ibu Pertiwi dan juga Jalan Ibu Pertiwi menuju ke Masjid Riyadh. Tadi pagi jam 07.00 saya lewat itu masih ada kiri kanan sampah karena penjualnya baru bongkaran, baru meninggalkan tempat itu tengah malam,” kata Ari, Senin, 5 Oktober 2026.

Ari menjelaskan, tempat pembuangan sampah sementara sebenarnya telah disiapkan oleh panitia haul. Karena mempertimbangkan kondisi lokasi, fasilitas yang digunakan lebih banyak berupa kantong sampah atau trash bag yang ditempatkan di sejumlah titik.

Namun, menurut Ari, masih terdapat masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempat yang telah disediakan. Kondisi tersebut membuat proses pengangkutan dan pembersihan menjadi lebih sulit.

“Iya sebenarnya tempat khusus sudah disiapkan oleh kepanitiaan, ada trash bag. Di lokasi-lokasi tertentu sudah ada, cuma memang masyarakat kita lihat masih ada yang buang sampah sembarangan. Harapan kami mungkin ke depan kita manajemen lebih lagi untuk sampah-sampah, untuk lebih bisa diperhatikan,” ujarnya.

Ari mengatakan pembersihan tidak dilakukan ketika acara utama masih berlangsung. Petugas baru masuk melakukan pembersihan setelah kegiatan selesai untuk menghindari gangguan terhadap jamaah sekaligus mempertimbangkan faktor keamanan.

Menurutnya, petugas juga tidak membawa perlengkapan pembersihan masuk ke tengah kerumunan selama acara berlangsung. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kenyamanan dan mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan.

Sementara itu, Wali Kota Surakarta Respati Ardi mengatakan pengelolaan sampah pada haul tahun ini dinilai lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah tetap akan mengevaluasi pengelolaan sampah agar lebih siap menghadapi kegiatan serupa.

“Alhamdulillah saya boleh jujur, lebih membaik daripada tahun lalu. Tapi ke depan karena semua mau sudah konsentrasi sampah, saya ke depan mungkin akan membentuk relawan sampah di pokmas-pokmas dan melibatkan warga sekitar,” ujar Respati.

Respati juga mendorong adanya imbauan kepada jamaah sebelum dan selama kegiatan agar sampah dapat dikelola dengan lebih baik. Keterlibatan masyarakat sekitar diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi pengelolaan sampah pada kegiatan dengan jumlah jamaah besar. (Ryan Assyidiqi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....