Sampah Pascahaul Solo Diperkirakan Lebih dari 30 Ton, Didominasi Plastik

  • 04 Okt 2026 22:53 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Sampah yang dihasilkan dari pelaksanaan Haul Solo tahun ini diperkirakan lebih dari 30 ton. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo mengerahkan 15 truk dan 120 personel untuk membersihkan sampah yang mayoritas berupa plastik.

Kepala DLH Kota Solo, Herwin Tri Nugroho, mengatakan jumlah sampah tahun ini berpotensi lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu karena pelaksanaan haul berlangsung pada akhir pekan dengan jumlah jemaah yang lebih banyak.

“Tahun lalu kira-kira di 30-an ton, mungkin tahun ini bisa lebih. Nanti kita baru sebagian yang terangkut ke TPA,” katanya.

Herwin mengatakan pengangkutan sampah dilakukan secara bertahap setelah rangkaian Haul Solo selesai. Sebagian sampah yang terkumpul telah diangkut menuju TPA.

“Kalau mayoritas plastik, jadi banyak kan plastik. Kalau truknya yang kita kerahkan 15 truk, 120 personel,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Solo, Respati Ardi mengatakan pembersihan sampah pascahaul menjadi tanggung jawab bersama. Ia menyebut masyarakat perlu segera dapat kembali menggunakan fasilitas publik dan pelaku UMKM dapat kembali berdagang setelah jalan dibuka.

“Haul selesai, tapi pekerjaan belum selesai. Saya mengajak ke semuanya untuk bisa bersama-sama membersihkan sisa sampah di haul dulu,” ujar Respati.

Menurut Respati, pelaksanaan Haul Solo turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Ia menyebut hotel dan rumah makan ramai selama kegiatan berlangsung, sehingga kebersihan kawasan menjadi bagian dari tanggung jawab bersama.

Terkait penanganan sampah, Respati mengatakan pemilahan dilakukan di TPA karena kondisi pascahaul masih bersifat kedaruratan. Sampah yang terkumpul akan dibawa ke TPA untuk kemudian dipilah. (Reza)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....