Jaring Bakat Bulutangkis, 480 Siswa SD Ikuti MilkLife Festival SenengMinton Solo
- 01 Okt 2026 20:10 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Sebanyak 480 siswa Sekolah Dasar (SD) kelas 1 hingga 3 di Kota Solo unjuk kebolehan dalam MilkLife Festival SenengMinton Solo 2026 yang berlangsung di GOR FKOR Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Kamis 1 Oktober 2026. Ajang yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife serta Pengprov PBSI Jawa Tengah ini bertujuan menumbuhkan minat dan kecintaan terhadap olahraga bulutangkis sejak usia dini.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, mengutarakan bahwa ajang ini diselenggarakan secara interaktif dan menyenangkan untuk memperkuat ekosistem pembinaan usia dini bulutangkis Indonesia.
"Ini adalah wujud konsistensi kami untuk menjaga nyala api semangat bulutangkis di Indonesia. Kami percaya, rasa senang menjadi awal tumbuhnya kecintaan terhadap sebuah olahraga. Melalui MilkLife Festival SenengMinton, kami ingin menanamkan minat dan menginspirasi siswa untuk bermain bulutangkis," ujar Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin.
Yoppy menambahkan, pengalaman positif yang didapatkan para siswa diharapkan menjadi pemantik motivasi untuk menekuni olahraga bulutangkis hingga jenjang profesional.
"Harapannya, pengalaman positif yang mereka dapatkan hari ini dapat menjadi motivasi untuk terus menekuni dan menjaga tradisi prestasi bulutangkis sebagai salah satu cabang olahraga kebanggaan Indonesia," kata Yoppy.
Sementara itu, Ketua Umum Pengprov PBSI Jawa Tengah, Basri Yusuf, menilai festival dengan sistem jemput bola ke sekolah-sekolah dasar ini efektif sebagai sarana identifikasi dini potensi calon atlet sebelum masuk ke pembinaan klub secara terstruktur.
"Kami senang melihat proses regenerasi dalam ekosistem bulutangkis sudah berada pada jalur yang tepat, dimulai dari tahap pengenalan melalui MilkLife Festival SenengMinton. Sebelumnya proses ini dilakukan dari klub dan kini kami mulai menjangkau di tingkat SD. Hal ini memberikan dampak positif yakni calon atlet sudah banyak bergabung dengan klub," kata Basri Yusuf.
Basri berharap melalui pencarian bakat dari tingkat SD, Indonesia tidak akan kekurangan materi pemain andal di masa depan.
"Kami berharap semakin banyak bibit potensial yang terjaring sejak dini sehingga di masa mendatang Indonesia tidak kekurangan materi pemain bulutangkis andal yang mampu melanjutkan tradisi prestasi level dunia," ucapnya.
Festival ini menyajikan lima jenis tantangan ketangkasan motorik dan kelincahan, seperti Pyramid Shuttlecock, Shuttle Run, Throwing The Shuttlecock, Service to Target, serta Zig Zag Run. Kota Solo menjadi kota ketiga dalam rangkaian penyelenggaraan tahun 2026 setelah Purwokerto dan Magelang, yang kemudian akan dilanjutkan ke Kudus dan Semarang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....