Kejurkab Bulutangkis PBSI Sukoharjo Diikuti 138 Atlet
- 28 Sep 2026 18:34 WIB
- Surakarta
RRI. CO. ID, Sukoharjo - Dalam upaya menjaring bibit atlet bulutangkis di daerah, PBSI Sukoharjo menggelar Kejurkab Bulutangkis antar klub bertajuk "Hydropolus PBSI Sukoharjo" tahun 2026.
Kejurkab yang digelar di GOR Surya Polokarto, secara resmi dibuka Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, Senin 28 September 2026 berlangsung hingga Rabu 30 September 2026 diikuti 138 peserta dari 11 klub.
Plt Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, S.E., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBSI Sukoharjo atas inisiasi dan penyelenggaraan ajang bulu tangkis tingkat kabupaten tersebut.
" Ya, cabang bulu tangkis merupakan olahraga kebanggaan bangsa Indonesia yang telah menorehkan banyak prestasi di tingkat internasional, dan kejayaan itu bermula dari pembinaan di tingkat akar rumput. Dan paling baru Indonesia meraih medali emas nomer beregu putra usai menumbangkan raksasa bulutangkis dunia pada Asian Games 2026 di Jepang, " ujar Eko Sapto.
Menurutnya, ajang Kejurkab ini diharapkan menjadi wadah untuk melahirkan bibit-bibit unggul dan atlet muda berbakat dari Sukoharjo.
"Dengan pembinaan yang berjenjang, sistematis, dan berkelanjutan, para atlet muda ini diproyeksikan mampu mengharumkan nama Sukoharjo di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional," kata dia.
Eko Sapto Purnomo juga memberikan apresiasi kepada pihak swasta, khususnya Hydroplus yang bertindak sebagai sponsor utama, atas sinergi dalam mendukung kemajuan olahraga di Sukoharjo.
Selain itu, ucapan terima kasih disampaikan kepada para pelatih dan orang tua atlet atas dedikasi serta dukungan pengorbanan demi prestasi anak-anak.
Kepada seluruh atlet yang bertanding, Plt Bupati berpesan agar menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas, fair play, dan menghormati keputusan wasit.
"Kami juga meminta perangkat pertandingan dan wasit untuk memimpin laga secara adil, tegas, dan profesional demi menjaga integritas kejuaraan," tegasnya.
Ketua PBSI Sukoharjo Didik Sulistyo mengatakan Kejurkab pada awalnya bakal mempertandingkan 16 kategori dari berbagai kelompok Umur KU mulai dari tingkat pra-usia dini (fun game) hingga kelompok remaja KU 15 tahun tunggal.
Namun 4 kategori akhirnya ditiadakan lantaran peserta tidak mencapai kuota.
“Total semua ada 138 atlet dan 4 kategori jumlah pendaftaran kurang sehingga tidak dimainkan," ujar Didik.
Pihaknya mengaku bangga dengan animo peserta kejurkab yang dinilai jauh lebih meriah dibandingkan kejurkab yang sama pada periode tahun sebelumnya.

“Jelas kami bangga dengan animo para peserta. Ini adalah ivent kedua sejak kami dipercaya menjadi ketua Pengcab. Semua itu berkat dukungan dari stake holder terkait termasuk Plt Bupati Sukoharjo, Disporapar, KONI Sukoharjo dan tentu saja Hydropolus selaku sponsor” kata dia.
Pada bagian lain Didik Sulistyo juga berharap kejurkab dapat menjadi motivasi bagi 2 atlet putri Sukoharjo yang bakal bertanding di PORPROV Semarang Raya 24 Oktober mendatang.
“Semoga hal ini menjadi motivasi khususnya bagi pemain yang akan tampil di Porprov Semarang Raya.” kata dia.
Lebih lanjut Didik Sulistyo juga mengatakan Kejurkab merupakan bagian dari upaya membangkitkan kembali semangat bulutangkis di tingkat daerah, khususnya di level pembinaan usia dini.
“Kami berharap hasil dari Kejurkab akan melahirkan pemain potensi yang nantinya dapat berprestasi di level yang lebih tinggi,” ujarnya.
Acara pembukaan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Kepala Perangkat Daerah, perwakilan Pengprov PBSI Jawa Tengah, Ketua KONI Kabupaten Sukoharjo, para pengurus Pengkab PBSI Sukoharjo, Forkopimcam Polokarto, Kepala Desa Bakalan, serta para tamu undangan dan peserta kejuaraan. (Edwi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....