Perkuat Pengawasan Iklan Pangan PIRT, UMS Gandeng DKK dan Balai POM Surakarta

  • 01 Okt 2026 12:42 WIB
  •  Surakarta

RRI. CO. ID, Surakarta - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://ums.ac.id melalui Pusat Studi Penyakit Kronis Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) mempererat kolaborasi strategis bersama Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta dan Balai POM di Surakarta.

Langkah sinergis ini berfokus pada penguatan komunikasi kesehatan serta pengawasan iklan pangan bagi Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) guna memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat, jujur, dan tidak menyesatkan.

Kepemilikan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) menjadi fondasi penting bagi pelaku usaha sebagai bentuk legalitas dan jaminan keamanan produk. Namun, keberadaan izin PIRT yang diikuti dengan aktivitas pemasaran dan periklanan di media massa maupun media sosial menuntut perhatian khusus terkait bagaimana persepsi publik terbentuk.

Perspektif tersebut mengemuka dalam Rapat Tindak Lanjut Hasil Pengawasan Iklan Pangan PIRT yang diselenggarakan oleh DKK Surakarta pada Senin, 28 September 2026. Dalam forum yang dihadiri oleh para petugas pengawas pangan se-Kota Surakarta tersebut, Dosen Prodi Kesehatan Masyarakat UMS, Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum, S.KM., M.Kes., hadir mewakili Pusat Studi Penyakit Kronis UMS sebagai narasumber utama.

Tanjung menekankan bahwa komunikasi kesehatan tidak sekadar melihat ketersediaan informasi pada label, melainkan bagaimana pesan tersebut dikemas dan diterima oleh konsumen.

“Iklan pangan memiliki kekuatan besar dalam membentuk persepsi publik. Oleh karena itu, kita harus melindungi masyarakat dengan memastikan pesan disampaikan secara tepat agar tidak menimbulkan asumsi yang keliru. Sebagai contoh, ketika sebuah produk mengklaim ‘rendah gula’, masyarakat jangan langsung menganggap produk tersebut sepenuhnya sehat. Konsumen perlu diedukasi untuk tetap kritis memeriksa komposisi gizi pada label kemasan secara menyeluruh,” jelasnya, Rabu 30 September 2026.

Suasana kegiatan

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Tim Kerja Farmasi, Perbekalan Kesehatan, dan Makanan Minuman DKK Surakarta, Ana Prasanti, S.Farm., Apt., yang juga menegaskan pentingnya kegiatan evaluasi berkala terhadap materi promosi para pelaku usaha PIRT. Menurutnya, pengawasan ini dilakukan demi menjamin materi iklan yang disebarkan di ruang publik tetap mematuhi regulasi yang berlaku serta mengutamakan keamanan konsumen.

"Kegiatan evaluasi iklan PIRT dilaksanakan untuk menjamin materi iklan yang disebarkan oleh pelaku usaha sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tidak menyesatkan, serta mendukung keamanan konsumen," tegasnya.

Dari sudut pandang regulasi dan teknis pengawasan, perwakilan Balai POM di Surakarta, Asri Amalia Winarni, S.T.P., menambahkan bahwa evaluasi iklan pangan dilakukan secara komprehensif. Pengawasan tidak hanya menyasar produk dan label fisik belaka, melainkan mencakup headline, caption, visual gambar, hingga klaim kesehatan yang ditampilkan di berbagai media promosi cetak, elektronik, maupun luar ruang. Balai POM mengingatkan agar penjual senantiasa menjunjung etika dengan memenuhi unsur jujur, benar, dan bertanggung jawab.

Menanggapi keterlibatan akademisi dalam pengawasan pangan daerah, Ketua Pusat Studi Penyakit Kronis UMS, Dwi Linna Suswardany, S.KM., M.P.H., mempertegas bahwa pengawasan informasi pangan sangat relevan dengan strategi pencegahan penyakit kronis jangka panjang.

“Pencegahan penyakit kronis tidak cukup hanya bergantung pada perubahan perilaku individu, tetapi juga membutuhkan ekosistem yang mendukung. Pengawasan informasi dan iklan pangan merupakan bagian integral dalam menciptakan lingkungan informasi yang bertanggung jawab, sehingga memudahkan masyarakat untuk mengambil keputusan konsumsi yang lebih sehat,” jelasnya.

Keterlibatan aktif UMS dalam agenda ini sekaligus menjadi wujud nyata pelaksanaan catur darma perguruan tinggi melalui integrasi kepakaran akademis dengan kebutuhan praktis masyarakat. Melalui riset, edukasi, dan kolaborasi lintas sektor bersama dinas terkait,

UMS berkomitmen untuk terus mendukung upaya promotif dan preventif demi mewujudkan masyarakat Kota Surakarta yang lebih sehat dan berdaya. (Edwi/Rill)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....