Ditsamapta Polda Jateng Gelar Supervisi, Uji Senjata Laras Licin di Sragen

  • 01 Okt 2026 11:11 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN — Suara letusan senjata laras licin (Flash Ball) menggema di Lapangan Srimulyo, Desa Bendungan, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen. Latihan tersebut merupakan bagian dari supervisi dan asistensi Direktorat Samapta (Ditsamapta) Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) terhadap personel jajaran Eks Wilayah (Ekswil) Surakarta, Rabu 30 September 2026.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini tidak sekadar menguji kemampuan teknis personel. Latihan juga menjadi momentum untuk memastikan penggunaan peralatan dan kemampuan penanganan situasi di lapangan tetap sesuai prosedur serta standar operasional prosedur (SOP) kepolisian.

Supervisi dipimpin langsung oleh Kombes Pol Risto Samodra bersama AKBP Dr. Ricky Firmansyah dan tim. Rombongan disambut oleh Kasat Samapta Polres Sragen, serta turut hadir mewakili Kapolres Sragen, Kabag Ops Kompol Suyono beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Sragen.

Panit/Perwira terkait, AKP Supriyanto, dalam keterangannya menjelaskan bahwa kegiatan supervisi dan asistensi ini memegang peranan penting dalam meningkatkan kesiapan personel. Khususnya dalam hal penguasaan peralatan serta penerapan taktik yang terukur saat menghadapi situasi kontinjensi di lapangan.

“Latihan ini menjadi sarana untuk mengukur sekaligus meningkatkan kemampuan personel. Yang utama adalah penguasaan teknis, kedisiplinan dalam prosedur, serta memastikan setiap tindakan di lapangan dilakukan secara tepat dan terukur,” ujar AKP Supriyanto.

Menurutnya, latihan berkala sangat diperlukan agar personel tidak hanya memahami teori secara konsep, tetapi juga memiliki ketrampilan teknis yang matang tatkala menghadapi dinamika gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Selain uji keterampilan fisik dan penggunaan alat, supervisi Ditsamapta Polda Jateng ini juga berfungsi sebagai ruang evaluasi. Setiap tahapan latihan dicermati secara seksama guna memastikan aspek keamanan, profesionalisme, serta kepatuhan terhadap aturan tetap dikedepankan.

Melalui pembinaan teknis dan asistensi ini, kesiapan personel Samapta di wilayah hukum Polda Jateng diharapkan semakin optimal—tidak hanya handal dalam menggunakan perlengkapan khusus, namun juga sigap, presisi, dan humanis dalam menghadirkan respons kepolisian di tengah masyarakat. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....