Haul Solo, Simpang Pasar Kliwon-Baturono Ditutup Total Mulai Jumat Siang
- 01 Okt 2026 10:06 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Akses Jalan Kapten Mulyadi dari Simpang Pasar Kliwon hingga Simpang Baturono, Kota Surakarta, ditutup total mulai Jumat, 2 Oktober 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. Penutupan dilakukan untuk mendukung pelaksanaan Haul Solo, Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi 2026 dan diperkirakan berlangsung hingga Minggu, 4 Oktober 2026 siang.
Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Andri Wahyudi mengatakan, penutupan dilakukan setelah salat Jumat dan akan dibuka kembali setelah rangkaian kegiatan haul berakhir. Rekayasa lalu lintas disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama kegiatan berlangsung.
“Pada Jumat siang besok, setelah Jumatan akses lalu lintas dari Simpang Pasar Kliwon hingga Simpang Baturono ditutup total. Perkiraan kami lakukan sekitar jam 2 siang, nanti baru dikembalikan normal seperti semula setelah Minggu siang,” ujar Andri, Rabu 30 September 2026.
Selama penutupan, arus kendaraan dari sisi utara Jalan Kapten Mulyadi atau kawasan Pasar Kliwon dialihkan melalui Bundaran Gladag. Sementara Jalan Slamet Riyadi dari Gladag hingga Nonongan diberlakukan sistem contra flow.
Pengguna jalan dari sisi utara yang hendak menuju Sukoharjo dapat melintas melalui Jalan Yos Sudarso. Sedangkan pengguna jalan dari sisi selatan menuju utara dapat menggunakan Jalan Mojo dan sejumlah ruas di sekitarnya.
“Kami lengkapi dengan rambu informasi dan petugas di lapangan untuk membantu mengarahkan dan mengurai kepadatan,” kata Andri.
Sejumlah titik diperkirakan mengalami kepadatan selama rekayasa lalu lintas berlangsung, di antaranya Simpang Baturono, Simpang Pasar Kliwon, Jalan Mojo, kawasan Sampangan, Loji Wetan, Gladag, Nonongan, Gemblegan, dan sekitarnya. Masyarakat yang hanya melintas di kawasan tersebut diimbau memilih waktu dan rute alternatif untuk menghindari kepadatan.
“Bagi masyarakat yang mau ke Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar bisa menghindari kawasan Jalan Kapten Mulyadi atau wilayah Semanggi Pasar Kliwon agar tidak terjebak kemacetan,” ucap Andri.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Taufiq Muhammad mengatakan, manajemen dan rekayasa lalu lintas disiapkan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Haul Solo. Masyarakat diminta mengikuti rute pengalihan yang telah disiapkan, sedangkan peserta dan tamu haul diarahkan menggunakan lokasi parkir yang telah ditentukan.
“Dari pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, kedatangan tamu yang datang ke Solo saat haul seperti ini kan sangat luar biasa. Tentu kami harapkan masyarakat bisa mengikuti rute pengalihan yang sudah kami siapkan, termasuk untuk tata kelola parkirnya,” ujar Taufiq.
Dishub Surakarta bersama Pemerintah Kota Surakarta akan menyampaikan informasi mengenai pengalihan arus, titik parkir, dan ketentuan lalu lintas melalui media sosial resmi. Masyarakat diimbau memantau informasi tersebut sebelum melakukan perjalanan menuju kawasan yang terdampak rekayasa lalu lintas. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....