PUSPAGA Solo Luncurkan Gerakan Se-Iya Se-Kata Cegah Perkawinan Anak

  • 29 Sep 2026 21:04 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Solo meluncurkan gerakan Se-Iya Se-Kata, Stop Perkawinan Anak, sebagai upaya mendorong pengasuhan positif selama 30 hari. Program yang berada di bawah DP3AP2KB Kota Surakarta tersebut dilengkapi panduan tahapan pengasuhan yang dapat diterapkan orang tua setiap hari.

Konselor PUSPAGA Kota Solo, Ranita, mengatakan Se-Iya Se-Kata merupakan akronim dari Stop Perkawinan Anak, Inisiasi Pengasuhan Positif yang Muda dan Berdaya. Program tersebut dirancang untuk membantu orang tua menerapkan pola pengasuhan melalui panduan yang telah disusun secara bertahap.

“Di dalam inovasi ini ada panduan selama 30 hari. Hari pertama apa yang dilakukan, semuanya sudah ada tahapannya sehingga orang tua tidak bingung,” kata Ranita.

Menurut Ranita, pengasuhan yang tepat diharapkan dapat memperkuat ikatan atau bonding antara orang tua dan anak. Kedekatan tersebut dinilai penting karena pola pengasuhan yang kurang tepat menjadi salah satu faktor yang dapat berkaitan dengan terjadinya perkawinan anak.

Melalui gerakan Se-Iya SeKata, orang tua didorong untuk lebih terlibat dalam kehidupan anak, termasuk memberikan perhatian dan pengawasan yang sesuai. Selain program pengasuhan, PUSPAGA Solo juga menyediakan layanan konseling keluarga secara gratis yang ditangani konselor berlatar belakang psikologi.

“Layanan konseling dapat diakses di Gedung Tawang Praja, lantai 3, kompleks Balai Kota Solo. Layanan dibuka Senin hingga Kamis pukul 07.30 sampai 16.30 WIB dan Jumat pukul 07.30 sampai 14.30 WIB,” ujar Ranita.

Masyarakat disarankan melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui WhatsApp di nomor 0812-1598-90004 untuk mendapatkan jadwal pelayanan. Ranita menyebut hingga tahun ini layanan konseling keluarga telah menangani sekitar 200 kasus, sedangkan layanan terkait rekomendasi dispensasi perkawinan anak atau Radiksa tercatat sekitar 40 kasus.

Menurut Ranita, persoalan yang muncul dalam layanan konseling keluarga antara lain berkaitan dengan kesehatan mental dan pengasuhan anak. Layanan tersebut menjadi bagian dari dukungan PUSPAGA dalam memberikan konsultasi, konseling, dan edukasi pengasuhan anak serta keluarga kepada masyarakat. (SIFA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....