Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Kestalan

  • 28 Sep 2026 20:56 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Seorang pria bernama Edi, berusia 64 tahun, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kos kawasan Kestalan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Senin, 28 September 2026. Jenazah ditemukan dalam kondisi mulai membusuk setelah warga sekitar mencium bau tidak sedap dari kamar korban.

Koordinator Senapati Medic, Yusuf mengatakan, laporan mengenai penemuan jenazah diterima sekitar pukul 13.45 WIB. Tim kemudian menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi terhadap korban.

“Laporan masuk jam 13.45,” kata Yusuf, Senin, 28 September 2026.

Sementara itu, salah seorang penghuni kos, Heru mengatakan, kecurigaan bermula ketika dirinya mencium bau menyengat di sekitar kamar korban. Bau tersebut dirasakan saat ia pulang setelah menjemput anaknya pada Minggu sekitar pukul 12.30 WIB.

“Sekitar jam 12.30. Saya pulang dari jemput anak sekolah. Mau masuk kamar ada bau tidak sedap. Saya tidak kepikiran kalau itu jasad manusia,” ujar Heru.

Heru kemudian melihat banyak lalat di sekitar pintu kamar korban. Karena pemilik kos berada di Semarang, ia berkoordinasi dengan pembantu pemilik kos dan kerabat pemilik rumah untuk memeriksa kondisi kamar.

Setelah pintu kamar dibuka, bau menyengat semakin kuat. Heru kemudian menghubungi Linmas setempat yang selanjutnya meneruskan informasi tersebut kepada Bhabinkamtibmas dan kepolisian.

Kapolsek Banjarsari Kompol Harno mengatakan, korban diketahui tinggal seorang diri di kamar tersebut. Korban terakhir kali masih didatangi oleh anaknya pada Sabtu sebelum kemudian tidak lagi terlihat beraktivitas.

“Sabtu masih ketemu, masih didatangi anaknya. Tapi setelah Sabtu sudah tidak ada aktivitas yang diketahui tetangga,” kata Harno.

Menurut Harno, korban berusia 64 tahun dan berasal dari kawasan Mojosongo, Kota Surakarta. Polisi kemudian melakukan penanganan di lokasi dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Dr. Moewardi Solo.

Berdasarkan keterangan awal, korban diduga telah meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan. Hingga penanganan dilakukan, kepolisian menyebut belum ditemukan keterangan mengenai adanya dugaan tindak kekerasan pada tubuh korban.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....