Kunjungi Sangiran, Komisi X DPR RI Soroti Pemberdayaan Ekonomi Warga Sekitar
- 24 Sep 2026 23:07 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SRAGEN – Panitia Kerja (Panja) Perlindungan dan Pemanfaatan Cagar Budaya Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Museum Sangiran Klaster Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Kamis 24 September 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi serta berbagai tantangan dalam pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Sangiran.
Ketua Tim Kunjungan Kerja Panja Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menegaskan bahwa Sangiran memiliki posisi strategis dalam perlindungan cagar budaya nasional. Kawasan yang membentang di wilayah Sragen dan Karanganyar ini telah diakui sebagai Warisan Dunia oleh UNESCO sejak 1996.
“Sangiran bukan sekadar destinasi wisata, melainkan ruang yang menyimpan rekam jejak evolusi manusia serta nilai sejarah dan ilmu pengetahuan yang sangat tinggi,” ujar Lalu.
Ia menekankan pentingnya keterlibatan warga lokal dalam pemanfaatan cagar budaya. Keberadaan Sangiran, lanjutnya, harus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui pengembangan ekosistem kebudayaan dan pariwisata, seperti penyediaan homestay, akomodasi, hingga UMKM kuliner.
“Kami berharap regulasi ke depan lebih fleksibel agar masyarakat dapat terlibat aktif mengembangkan ekosistem pariwisata dan merasakan manfaat ekonomi secara langsung,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, menyampaikan bahwa potensi besar Sangiran menjadi alasan mendasar Pemkab Sragen mengusung tagline "The Land of Javaman".
“Sangiran adalah entitas yang diakui dunia. Kami ingin Sragen menjadi bagian dari reputasi global tersebut dan memastikan potensi ini berujung pada kesejahteraan warga,” kata Sigit.
Ia menjelaskan, Pemkab Sragen terus mendorong penyelenggaraan berbagai ajang (event) kebudayaan agar Sangiran tidak sekadar menjadi tempat persinggahan singkat, melainkan destinasi berbasis pengalaman (experience-based tourism).
“Kami membayangkan wisatawan tidak hanya datang lalu pulang. Mereka bisa menginap lebih lama, menikmati atmosfer kebudayaan Sangiran, dan menggerakkan roda ekonomi di Sragen maupun Karanganyar,” jelasnya.
Melalui kunjungan ini, Komisi X DPR RI menghimpun sejumlah aspirasi terkait kebutuhan tenaga ahli cagar budaya, pembenahan infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi warga. Masukan tersebut akan dibahas dalam rapat Panja Komisi X DPR RI sebagai bahan rekomendasi kebijakan, revitalisasi, hingga alokasi anggaran kepada pemerintah pusat. MI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....