E-Magang Monumen Pers Nasional Permudah Pendaftaran hingga Terbit Sertifikat

  • 24 Sep 2026 21:51 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Monumen Pers Nasional menghadirkan layanan E-Magang untuk memudahkan pelajar dan mahasiswa yang ingin mengikuti kegiatan magang. Layanan tersebut mencakup proses pendaftaran hingga penerbitan sertifikat secara digital.

Kepala Monumen Pers Nasional, Widodo Hastjaryo, mengatakan E-Magang dibuat untuk meminimalkan interaksi langsung dalam proses administrasi. Calon peserta dapat mengetahui jadwal dan menyesuaikan waktu magang sebelum datang ke Monumen Pers Nasional.

“Jadi itu biasanya magangnya itu mereka datang ke sini. Nah, meminimalisir interaksi. Kita memudahkan layanan itu menjadi namanya E-Magang,” kata Widodo, Rabu, 23 September 2026.

Melalui layanan tersebut, proses pendaftaran, penjadwalan, laporan kegiatan hingga sertifikat magang tersedia dalam satu layanan. Calon peserta dapat mengakses E-Magang melalui situs Monumen Pers Nasional dan memilih layanan yang tersedia.

Widodo mengatakan sistem tersebut juga membantu peserta dari luar daerah. Monumen Pers Nasional selama ini menerima peserta magang dari berbagai wilayah, termasuk Banyuwangi dan Banten.

Menurutnya, E-Magang memungkinkan calon peserta mengetahui ketersediaan jadwal terlebih dahulu. Jika jadwal yang diinginkan sudah penuh, peserta dapat menyesuaikan waktu magang dengan ketersediaan tempat dan periode yang tercantum dalam surat dari sekolah maupun perguruan tinggi.

“Ketika layanan E-Magang itu diaplikasikan, dari pendaftaran, jadwal, laporan, sertifikat magangnya semua ada di layanan E-Magang itu. Jadi di website-nya mpn.komdigi.go.id, nanti tinggal layanan, tinggal klik ada E-Magang,” ujarnya.

Kegiatan magang di Monumen Pers Nasional tidak hanya berkaitan dengan pelayanan pengunjung. Peserta juga dapat mengikuti kegiatan sesuai bidang yang tersedia, termasuk bidang kepustakaan bagi mahasiswa atau pelajar yang memiliki latar belakang kepustakaan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta dapat mempelajari berbagai pekerjaan kepustakaan, seperti pengelolaan, pengatalogan, penyusunan dan klasifikasi buku. Durasi magang disesuaikan dengan ketentuan masing-masing sekolah maupun perguruan tinggi.

Widodo berharap layanan E-Magang dapat mempermudah masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah, untuk memperoleh informasi dan mengurus kegiatan magang di Monumen Pers Nasional tanpa harus datang terlebih dahulu hanya untuk menyerahkan berkas. (Ryan Assyidiqi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....