Diduga Tercemar Limbah, Ribuan Ikan Nila dan Bawal di Prambanan Klaten Mati
- 22 Sep 2026 14:38 WIB
- Surakarta
RRI CO ID, Klaten - Ribuan ikan milik petani di Desa Tlogo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, mati secara mendadak. Fenomena ini telah berlangsung selama dua bulan terakhir seiring datangnya puncak musim kemarau.
Salah seorang petani ikan setempat, Sutarjo, mengungkapkan bahwa kematian massal ini didominasi oleh jenis ikan nila dan bawal. Menurutnya, penyebab utama kematian ikan-ikan tersebut adalah kualitas air sungai yang tercemar limbah.
"Banyak sekali ikan yang mati, Mas, karena airnya tidak bagus tercemar limbah. Setiap hari ada puluhan ikan yang mati, jenisnya nila sama bawal," ujar Sutarjo, Selasa 22 September 2026.
Sutarjo menambahkan, akumulasi kematian ikan selama tiga bulan terakhir diperkirakan mencapai sekitar delpan kwintal (800 kg). Kondisi ini memicu kerugian material yang signifikan bagi para pemilik kolam, terlebih sebagian besar ikan tersebut sudah siap panen.
"Para petani merugi tidak mendapat hasil, padahal ikan yang mati tersebut sudah waktunya dipanen," ujar dia.
Hal senada disampaikan petani lain, Ngatijo. Ia menjelaskan bahwa fenomena ikan mati akibat pencemaran limbah selalu berulang setiap kali musim kemarau tiba. Sebaliknya, saat musim hujan dengan debit air yang besar, kadar limbah cenderung terurai sehingga tidak membahayakan ikan.
"Harapan kami dari Kelompok Tani ada solusi yang terbaik," kata Ngatijo.
Ia juga menyayangkan belum adanya tindakan konkret dari pihak terkait, meski petugas dinas dari Kabupaten Klaten telah meninjau lokasi. Petani mengaku hanya diminta untuk bersabar tanpa adanya penanganan teknis.
Masalah pencemaran limbah ini disinyalir telah berlangsung selama kurang lebih tujuh tahun tanpa penyelesaian permanen. Para petani kini sangat berharap Pemerintah Kabupaten Klaten maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dapat segera turun tangan memberikan solusi nyata terkait penanganan limbah tersebut. (Adam Sutanto).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....