Bupati Sragen Dorong Direktur BUMD Baru Segera Inovasi Dongkrak PAD, Ini Jawabnya
- 22 Sep 2026 10:15 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SRAGEN — Bupati Sragen Sigit Pamungkas meminta para direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang baru dilantik untuk segera melahirkan berbagai inovasi guna meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Sragen.
Hal tersebut disampaikan Bupati menanggapi pengangkatan pejabat direktur definitif pada BUMD di lingkungan Pemkab Sragen yang sebelumnya sempat diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) dalam waktu yang cukup lama.
"Harapan kita dengan direktur definitif ini, mereka bisa menumbuhkan BUMD yang ada saat ini menjadi lebih baik, sehingga berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah sekaligus menumbuhkan ekonomi masyarakat," ujar Sigit Pamungkas saat ditemui usai acara pelantikan, di Pemda Terpadu, Senin 21 September.
Bupati menambahkan, dalam menghadapi situasi ekonomi saat ini, BUMD dituntut untuk melakukan tata kelola yang efektif serta inovatif. Terkait target angka PAD, pihak Pemkab akan berdiskusi kembali secara realistis dengan para direksi baru.
"Target itu ada, nanti kita diskusikan kembali dengan mereka melihat perkembangan situasi ekonomi saat ini. Yang penting ada peningkatan dan kontribusi lebih terhadap PAD," kata bupati.
"Langkah-langkah yang akan kita ambil adalah menumbuhkan kepercayaan masyarakat Sragen. Yang pasti kita akan lebih fokus ke bengkel, melihat dan membenahi SDM-nya terlebih dahulu sebagai prioritas utama," kata Sriwanto usai pelantikan.
Sumarsono membeberkan rencana strategisnya untuk merambah ke unit bisnis digital outdoor printing demi menggarap potensi pasar yang selama ini belum tergarap maksimal.
"Saya ingin ada digital outdoor printing. Ini penting sekali karena kebutuhan untuk MMT, banner, dan sejenisnya belum ter-cover maksimal di sini. Kami juga akan berupaya melakukan lobi-lobi ke dinas dan instansi di Kabupaten Sragen agar kebutuhan penerbitan serta percetakan dapat dipusatkan di Perumda Percetakan," kata Sumarsono di waktu yang sama.
Meskipun belum menetapkan target angka PAD secara detail sebelum memetakan kondisi eksisting perusahaan, Sumarsono optimistis perbaikan pada mesin, SDM, dan tata kelola pemasaran akan membawa dampak positif bagi pendapatan daerah. MI
Hal tersebut disampaikan Bupati menanggapi pengangkatan pejabat direktur definitif pada BUMD di lingkungan Pemkab Sragen yang sebelumnya sempat diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) dalam waktu yang cukup lama.
"Harapan kita dengan direktur definitif ini, mereka bisa menumbuhkan BUMD yang ada saat ini menjadi lebih baik, sehingga berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah sekaligus menumbuhkan ekonomi masyarakat," ujar Sigit Pamungkas saat ditemui usai acara pelantikan, di Pemda Terpadu, Senin 21 September.
Bupati menambahkan, dalam menghadapi situasi ekonomi saat ini, BUMD dituntut untuk melakukan tata kelola yang efektif serta inovatif. Terkait target angka PAD, pihak Pemkab akan berdiskusi kembali secara realistis dengan para direksi baru.
"Target itu ada, nanti kita diskusikan kembali dengan mereka melihat perkembangan situasi ekonomi saat ini. Yang penting ada peningkatan dan kontribusi lebih terhadap PAD," kata bupati.
Menanggapi arahan Bupati, Direktur BUMD Perumda Bengkel Terpadu, Sriwanto, menyatakan bahwa langkah awal yang akan diambilnya adalah beradaptasi serta mempelajari kondisi riil perusahaan.
Menurutnya, pembenahan internal menjadi prioritas utama, khususnya dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan peningkatan kualitas pelayanan bengkel terpadu agar lebih dikenal serta dipercaya oleh masyarakat Sragen.
"Langkah-langkah yang akan kita ambil adalah menumbuhkan kepercayaan masyarakat Sragen. Yang pasti kita akan lebih fokus ke bengkel, melihat dan membenahi SDM-nya terlebih dahulu sebagai prioritas utama," kata Sriwanto usai pelantikan.
Sementara itu, Direktur BUMD Perumda Percetakan dan Penerbitan, Sumarsono, menegaskan kesiapannya melakukan terobosan guna menjawab tantangan perkembangan teknologi dan persaingan bisnis percetakan yang kian ketat.
Sumarsono membeberkan rencana strategisnya untuk merambah ke unit bisnis digital outdoor printing demi menggarap potensi pasar yang selama ini belum tergarap maksimal.
"Saya ingin ada digital outdoor printing. Ini penting sekali karena kebutuhan untuk MMT, banner, dan sejenisnya belum ter-cover maksimal di sini. Kami juga akan berupaya melakukan lobi-lobi ke dinas dan instansi di Kabupaten Sragen agar kebutuhan penerbitan serta percetakan dapat dipusatkan di Perumda Percetakan," kata Sumarsono di waktu yang sama.
Meskipun belum menetapkan target angka PAD secara detail sebelum memetakan kondisi eksisting perusahaan, Sumarsono optimistis perbaikan pada mesin, SDM, dan tata kelola pemasaran akan membawa dampak positif bagi pendapatan daerah. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....