Kapolda Jateng Beri Dukungan Moril dan Bansos Pasien CTEV Karanganyar

  • 21 Sep 2026 20:59 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Kepedulian terhadap anak-anak penderita kelainan kaki bawaan lahir atau Congenital Talipes Equinovarus (CTEV) ditunjukkan langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo. Kapolda Jateng menyambangi RS PKU Muhammadiyah Karanganyar guna meninjau penanganan medis sekaligus memberikan penguatan moril kepada para orang tua pasien, Senin 21 September 2026.

Didampingi Kabiddokkes Polda Jateng Kombes Pol. Dr. drg. Ignatius Hendra Arifianto beserta jajaran, Kapolda memantau langsung proses pemeriksaan medis sejumlah pasien CTEV di Ruang Badan Pengawas Harian (BPH) RS PKU Muhammadiyah Karanganyar. Usai peninjauan, dialog hangat digelar bersama para orang tua pasien di Aula KH. Sudja'.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo mendengarkan langsung perjuangan para orang tua yang telaten mendampingi buah hati mereka menjalani terapi berkala. Kapolda menegaskan bahwa penanganan medis CTEV harus diimbangi dengan kesabaran, pendampingan penuh dari keluarga, serta dukungan lingkungan sekitar.

“Kami ingin para orang tua tidak merasa sendiri dalam mendampingi anak-anaknya. Tetap semangat, sabar, dan ikuti proses pengobatan sesuai anjuran tenaga medis. Setiap ikhtiar yang dilakukan untuk kesembuhan anak adalah sesuatu yang sangat berarti,” ujar Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo.

Kehadiran jajaran Polda Jateng memberikan haru dan semangat baru bagi para orang tua. Salah satu orang tua pasien asal Dungsari, Desa Karangbangun, Kecamatan Matesih, Wahyu Darmaji, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan jajaran kepolisian terhadap pengobatan anaknya, Revi.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Kapolda yang sudah datang melihat kondisi anak kami, memberikan perhatian dan semangat kepada kami sebagai orang tua. Bagi kami, perhatian seperti ini sangat berarti dan membuat kami semakin kuat untuk mendampingi anak menjalani terapi,” kata Wahyu.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, Polda Jawa Tengah turut menyerahkan bantuan sosial kepada para orang tua pasien guna menopang kebutuhan selama masa penanganan medis. Sebanyak delapan pasien anak usia bayi hingga di bawah satu tahun mendapat perhatian khusus dalam kegiatan ini, mencakup tahapan terapi gips, penggunaan sepatu khusus, hingga pemeriksaan lanjutan.

Di kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Yuliyanto, menambahkan kunjungan ini merupakan wujud hadirnya Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan dukungan pengobatan jangka panjang.

“Kunjungan Kapolda kepada anak-anak penderita CTEV ini merupakan bentuk perhatian sekaligus dukungan moril kepada anak dan keluarganya agar mereka tetap memiliki semangat dalam menjalani setiap tahapan pengobatan,” ujar Kombes Pol. Yuliyanto.

Ia menekankan konsistensi orang tua dalam mendampingi terapi menjadi kunci utama keberhasilan penanganan CTEV. Polda Jateng berharap sinergi antara tenaga medis, kepolisian, dan keluarga dapat memberikan dorongan kuat bagi tumbuh kembang anak-anak tersebut secara optimal.

“Yang terpenting adalah memastikan anak mendapatkan penanganan dari tenaga medis serta pendampingan keluarga secara berkelanjutan. Kami berharap dukungan dari berbagai pihak dapat memberikan kekuatan kepada para orang tua untuk terus mendampingi anak-anak mereka,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....