Pasar Wijaya Kusuma Kauman Dorong Kreativitas Wirausaha Anak Muda
- 21 Sep 2026 20:22 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pasar Wijaya Kusuma di Kampung Batik Kauman, Solo, diarahkan menjadi wadah pengembangan kreativitas dan keterampilan wirausaha bagi generasi muda setempat. Selain kuliner, pasar tersebut ke depan akan merangkul produk kerajinan (craft) dan berbagai produk kreatif warga Kauman.
Ketua Pengusaha Muda Kauman (Pemuka) Kampung Batik Kauman, Anisa, mengatakan Pasar Wijaya Kusuma baru satu kali digelar. Pada tahap awal, kegiatan tersebut masih berfokus pada produk kuliner yang dihasilkan warga Kauman, terutama kalangan anak muda.
"Awalnya memang kami berfokus di kuliner. Namun, untuk visi dan misi selanjutnya kami ingin merangkul craft dan kerajinan lainnya," katanya kepada RRI, belum lama ini.
Menurut Anisa, Pasar Wijaya Kusuma tidak hanya menjadi tempat untuk memasarkan produk, tetapi juga sarana bagi anak muda belajar menjalankan usaha. Pembelajaran tersebut mencakup proses pemasaran produk hingga memberikan pelayanan kepada konsumen.
Saat ini, Pemuka memiliki sekitar 35 anggota dengan 12 orang di antaranya aktif. Pasar Wijaya Kusuma juga direncanakan digelar secara rutin dua kali dalam sebulan dengan membuka kesempatan bagi warga untuk menitipkan atau memasarkan produknya.

"Kuliner tetap ada karena kami mengangkat produk orang-orang Kauman, terutama anak-anak muda," katanya. Warga yang ingin menitipkan atau menjual produk dapat berkoordinasi dengan pengurus untuk kemudian ditata dalam kegiatan pasar.
Anisa menambahkan, pengembangan produk anak muda menjadi salah satu fokus penting dalam kegiatan tersebut. Generasi muda didorong mengembangkan produk yang sudah ada di lingkungan keluarga maupun dari pelaku usaha senior dengan sentuhan desain yang lebih kekinian.
Salah satu contohnya adalah produk batik yang dikembangkan mahasiswa anggota Pemuka. Produk tersebut diproduksi sendiri dengan desain modern sehingga memberikan warna baru terhadap produk batik Kauman.
"Kita ingin ada inovasi. Generasi berikutnya produknya lebih variatif dan lebih fresh," ucap Anisa. Selain batik, sejumlah anak muda Kauman juga mulai mengembangkan produk fesyen dan kerajinan, termasuk salah seorang anak muda yang pernah bekerja sama dengan desainer dari Italia.
Ke depan, Pasar Wijaya Kusuma akan dibuka lebih luas bagi warga Kauman yang ingin menitipkan maupun memasarkan produk mereka. Pengembangan tersebut diharapkan memperluas ruang bagi generasi muda untuk mempraktikkan keterampilan kewirausahaan sekaligus mengenalkan potensi produk lokal Kauman kepada masyarakat. (SIFA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....