Dispersip Surakarta Ubah Strategi Mendongkrak Indeks Literasi Kota

  • 21 Sep 2026 13:26 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surakarta merubah strategi untuk mendongkrak nilai Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat. Penyesuaian dilakukan menyusul adanya perubahan indikator penilaian tingkat literasi dari pemerintah pusat.

Saat ini peringkat Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat Kota Surakarta berada di posisi empat se-Jawa Tengah dengan skor 26,54. Indikator penilaian kini diperketat dari delapan menjadi dua kriteria utama sebelum dan sesudah membaca.

Sebagai langkah konkret, Dispersip Surakarta mengintensifkan penambahan koleksi buku serta program digitalisasi. Penetrasi layanan perpustakaan keliling juga diperluas hingga ke tingkat bawah.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surakarta, Heny Ermawati, menjelaskan bahwa penilaian dari pusat kini bersifat rigid. Perubahan indikator penilaian menuntut dinas untuk menyesuaikan langkah teknis di lapangan.

"Strateginya memang harus berubah karena indikator penilaiannya pun berubah. Sekarang menjadi dua indikator sebelum dan sesudah membaca," kata Heny Ermawati saat ditemui di lokasi Solo Literasi Festival 2026 pada Jumat, 18 September 2026.

Guna memaksimalkan jangkauan, Dispersip mengerahkan armada satu bus, tiga bemo, dan sembilan mobil operasional. Layanan keliling tersebut menyasar sekolah, rutan, panti asuhan, hingga arena Car Free Day.

Dispersip juga menarik fasilitas pojok baca di mal untuk dialihkan ke titik masyarakat yang lebih membutuhkan. Pihak sekolah diimbau aktif mengajukan permohonan kunjungan bus perpustakaan keliling.

"Koleksi dan digitalisasi buku-buku memang sangat diperlukan. Kami keliling sesuai permintaan dari sekolah-sekolah untuk mendatangi mereka," katanya menambahkan.

Melalui optimalisasi armada dan penyesuaian strategi ini, Dispersip Surakarta optimistis mampu menaikkan nilai IPLM. Gerakan literasi diharapkan mampu meningkatkan kegemparan membaca warga Kota Surakarta. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....