4.253 KK di Sragen Krisis Air, Kodim 0725 dan Yayasan Tangan Baik Kirim Bantuan
- 16 Sep 2026 22:30 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Sragen - Bencana kekeringan di Kabupaten Sragen terus meluas hingga pertengahan September. Data mencatat sebanyak 4.253 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 19 desa pada delapan kecamatan mulai mengalami krisis air bersih.
Merespons kondisi tersebut, Kodim 0725/Sragen berkolaborasi dengan Yayasan Tangan Baik Soloraya dan SMKN 1 Plupuh menggelar aksi tanggap darurat berupa bakti sosial di wilayah Kecamatan Gesi, Rabu 16 September 2026. Dalam aksi tersebut, disalurkan bantuan berupa tujuh tangki air bersih, 100 paket sembako, dan satu unit kursi roda untuk warga terdampak.
Pemberangkatan armada tangki air dilepas langsung oleh Pembina Yayasan Tangan Baik Soloraya, Rus Sumaryati Sumanto, bersama Kasdim 0725/Sragen, Mayor Cba Beni Yusdiantoro, dan Kepala SMKN 1 Plupuh, Sri Eka Lelana, di halaman Kodim 0725/Sragen. Aksi sosial ini juga diawali dengan pembagian 1.000 cangkir es teh gratis bagi warga di depan markas Kodim.

Kasdim 0725/Sragen, Mayor Cba Beni Yusdiantoro, menyampaikan bahwa penyaluran air bersih ini merupakan langkah nyata kepedulian TNI dan mitra lintas sektor terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau panjang. Kegiatannya sekaligus dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-78 TNI dan HUT ke-73 Kodam IV/Diponegoro.
"Kami menyalurkan tujuh tangki air bersih ke desa-desa yang mengalami krisis air, khususnya di Kecamatan Gesi. Air ini diprioritaskan untuk kebutuhan konsumsi dan harian warga. TNI kuat karena adanya persatuan bersama masyarakat," ujar Mayor Cba Beni Yusdiantoro di sela acara.
Sementara itu, Pembina Yayasan Tangan Baik Soloraya, Rus Sumaryati Sumanto, menegaskan bahwa penentuan lokasi bantuan di Kecamatan Gesi telah melalui tahap survei lapangan agar tepat sasaran. Ia menambahkan, program bantuan ini tidak berhenti di Sragen saja, melainkan dilakukan secara berkelanjutan di wilayah Soloraya seperti Karanganyar dan Sukoharjo.
"Kegiatan ini diinisiasi secara sukarela oleh para anggota yayasan yang terdiri dari kalangan pengusaha, profesional, hingga instansi pendukung seperti Favehotel, komunitas PSC, dan produsen teh lokal. Kami berharap aksi ini dapat meringankan beban warga," kata Rus Sumaryati. MI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....