Mahasiswa UMS Raih Dua Gold Medal di Indonesia International Invention Expo 2026

  • 16 Sep 2026 21:37 WIB
  •  Surakarta

RRI. CO. ID, Surakarta - Mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://ums.ac.id kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional pada kategori pada kategori Agriculture and Aquaculture serta Environmental, dalam ajang Indonesia International Invention Expo (IIIEX) 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Awarding Ceremony IIEX 2026 yang berlangsung di Politeknik Negeri Semarang, Kamis 03 September 2026.

Raihan dua medali emas ini menjadi capaian positif bagi mahasiswa Pendidikan Geografi UMS, khususnya dalam mengembangkan gagasan dan inovasi yang berkaitan dengan lingkungan, pertanian, serta pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan.

Pada kategori Agriculture and Aquaculture, Gold Medal Achievement berhasil diraih oleh tim yang terdiri atas Arif Suprianto, Arwina Nurul Hamidah, Mufid Mu’tashim Billah, Azlichan Laila Novi, dan Deny Pratama. Tim tersebut berada di bawah bimbingan Wahyu Widiyatmoko, S.Pd., M.Sc. Tim dengan judul “Integrating UAV Multispectral Sensor And D-RTK Modules For High Precision Automatic Complex Landuse Detection In Tropical Area”.

Sementara pada kategori Environmental, Gold Medal diraih Danu Lanarjati, Ayu Mufti Rizqiana, Meysa Anggit Aqila, Sela Dewi Mailani, dan Raffi Raditya Helga di bawah bimbingan Siti Hadiyati Nur Hafida, S.Pd., M.Sc., Ph.D. dengan judul “GreenGuard VR: Sistem Simulasi dan Edukasi Pencegahan Deforestasi Berbasis Realitas Virtual”.untuk memperkenalkan dampak deforestasi secara lebih interaktif.

Ketua Program Studi, Dr. Puspita Indra Wardhani, S.Pd., M.Sc., mengatakan kedua inovasi tersebut berangkat dari persoalan yang berbeda, tetapi sama-sama menghubungkan kajian geografi dengan pemanfaatan teknologi. GreenGuard VR diarahkan sebagai media pembelajaran mengenai deforestasi, sedangkan inovasi UAV dikembangkan untuk menghasilkan data spasial penggunaan lahan secara lebih cepat dan akurat.

“Saat ini kedua karya masih dalam tahap prototype. Keduanya telah melalui uji fungsional dan simulasi di laboratorium Program Studi Pendidikan Geografi UMS,” ujar Puspita, Rabu 15 September 2026.

Menurut Puspita, keunggulan kedua inovasi tersebut tidak hanya terletak pada aspek teknologi saja. melainkan menilai kebaruan gagasan, relevansi dengan isu Sustainable Development Goals (SDGs) dan ketahanan pangan, serta potensi dampaknya bagi masyarakat. Menurutnya inovasi kemampuan mahasiswa mengintegrasikan ilmu geografi dengan teknologi menjadi nilai tambah dalam kompetisi tersebut.

Setelah kompetisi, kedua inovasi tersebut akan terus dikembangkan. GreenGuard VR diarahkan pada pengembangan konten dan direncanakan melalui uji coba di sekolah sebagai media pembelajaran Geografi. Sementara inovasi UAV akan dikembangkan melalui kalibrasi sistem, uji lapangan terbatas bersama mitra, serta pengembangan aplikasi agar lebih mudah digunakan penyuluh dan pemerintah daerah.

“Kedua inovasi ini kami desain dengan pertimbangan agar ke depan dapat diadopsi dengan biaya yang terjangkau oleh sekolah dan instansi terkait,” kata Puspita.

Puspita berharap, capaian tersebut tidak berhenti sebagai prestasi kompetisi. Ia berharap kedua inovasi tersebut dapat terus dikembangkan hingga memberikan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat. “Kami berharap inovasi ini tidak berhenti di kompetisi, tetapi dapat terus dikembangkan hingga benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Raihan dua Gold Medal Achievement tersebut sekaligus mempertegas bahwa Pendidikan Geografi UMS tidak hanya membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai fenomena keruangan dan lingkungan, tetapi juga mendorong pengembangan inovasi sebagai bagian dari upaya menghadirkan solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan. (Edwi/Rill)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....