UMS Kuatkan Fondasi Identitas Muslim di Jepang
- 15 Sep 2026 22:54 WIB
- Surakarta
RRI. CO. ID, Surakarta - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://ums.ac.id kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas jangkauan dakwah dan pengabdian global.
Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI), UMS bekerja sama dengan Pimpinan Cabang Istimewa ‘Aisyiyah (PCIA) Jepang dengan menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Empowering Muslim Identity: Penguatan Al-Islam, Pemberdayaan, dan Gerakan Muslim di Jepang” yang dimulai pada Sabtu, 12 September 2026.
Kegiatan ini menggandeng pula dua komunikas muslim lainnya, yaitu Forum Komunikasi Muslim Indonesia Tsukuba (FKMIT) dan Silaturahmi Keputrian (Siput). Keduanya tumbuh dan berkembang di Jepang. Anggotanya terdiri dari para pelajar, mahasiswa, peneliti, pekerja, serta keluarga Indonesia yang berdomisili di wilayah Tsukuba, khususnya FKMIT, dan seluruh wilayah Jepang.

Kegiatan pengabdian ini hadir sebagai respons strategis terhadap tantangan kehidupan diaspora muslim di tengah masyarakat Jepang yang mayoritas sekuler. Melalui kolaborasi ini, UMS bersama PCIA Jepang dan dua komunitas lainnya berupaya merawat akidah sekaligus memperkuat peran sosial para warga dan kader yang menetap di Negeri Sakura.
Ketua Tim Dr. Mahasri Shobahiya, M.Ag., menegaskan pilar-pilar penting dalam penguatan identitas muslim. Di antaranya adalah penguatan Al-Islam untuk membekali ataupun memperkuat peserta dengan pemahaman keislaman yang mendalam agar mampu menjaga nilai-nilai keimanan dan integritas moral tanpa kehilangan kepribadian sebagai muslim Indonesia di Negeri Sakura.
“Menjadi muslim di Jepang memerlukan kolaborasi untuk menghadapi tantangan yang beragam, perlu juga menyiapkan strategi penguatan kapasitas kader PCIA Jepang dalam mengelola organisasi serta menggerakkan program-program sosial yang berdampak langsung pada kesejahteraan komunitas,” ujar Mahasri, Senin 14 September 2026.

Menjawab hal tersebut, Mahasri Shobahiya mengajak untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut, dan mendorong diaspora muslim untuk menjadi duta Indonesia dan duta Islam secara integratif yang membawa spirit rahmatan lil 'alamin, berbaur dengan hangat, serta berkontribusi aktif dalam kehidupan bermasyarakat di Jepang.
Melalui semangat “Menjadi Muslim yang kokoh identitasnya dan luas manfaatnya”, forum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum penting untuk merumuskan aksi nyata. Akidah yang mengakar kuat menjadi modal utama bagi komunitas muslim untuk tampil percaya diri, berprestasi, dan memberikan wujud manfaat yang nyata bagi lingkungan sekitarnya.
Sinergi antara UMS dan PCIA Jepang ini, lanjutnya diharapkan dapat terus berlanjut secara konsisten, melahirkan inovasi gerakan dakwah kultural yang adaptif, serta memperkokoh pilar kemanusiaan di tingkat internasional. (Edwi/Rill)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....