Wabub Karanganyar Tantang Generasi Muda Jadi Penggerak Pariwisata Karanganyar

  • 15 Sep 2026 20:55 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Punya destinasi wisata yang indah saja tidak cukup. Potensi daerah harus mampu dikenal, diceritakan, dan dipromosikan kepada dunia. Karena itu, Wakil Bupati Karanganyar, H. Adhe Eliana, menantang para finalis Pemilihan Duta Wisata Kabupaten Karanganyar untuk menjadi generasi muda yang aktif membawa potensi Karanganyar ke ruang digital.

Saat memberikan pengarahan dan pembekalan kepada para finalis, Wakil Bupati menekankan bahwa perkembangan teknologi telah membuka peluang besar bagi daerah untuk memperkenalkan destinasi, budaya, kuliner, hingga ekonomi kreatif kepada masyarakat yang lebih luas.

Menurutnya, para finalis memiliki posisi strategis karena dekat dengan dunia digital dan media sosial. Kemampuan tersebut harus dimanfaatkan bukan sekadar untuk membangun personal branding, tetapi juga untuk memperkuat promosi daerah.

“Anak-anak muda harus bisa memanfaatkan digitalisasi. Jangan hanya menjadi figur, tetapi harus mampu membuat konten yang bisa mengangkat potensi Karanganyar,” kata Adhe, Selasa 15 September 2026.

Ia mendorong para finalis menghasilkan konten yang kreatif, informatif, dan memiliki nilai promosi. Konten tentang destinasi wisata, kuliner lokal, produk UMKM, seni tradisi, event daerah, maupun cerita unik di berbagai wilayah Karanganyar dapat menjadi pintu masuk untuk menarik perhatian wisatawan.

Lebih dari sekadar meningkatkan kunjungan, promosi wisata yang dilakukan secara konsisten diharapkan mampu memberikan dampak berantai bagi masyarakat. Semakin dikenal sebuah destinasi, semakin besar pula peluang bergeraknya usaha kuliner, UMKM, jasa transportasi, akomodasi, ekonomi kreatif, hingga lapangan kerja masyarakat sekitar.

Namun, Wabup mengingatkan bahwa promosi pariwisata harus tetap berpijak pada identitas daerah. Kemajuan teknologi jangan sampai membuat generasi muda meninggalkan budaya dan kearifan lokal yang menjadi kekuatan Karanganyar.

Justru sebaliknya, budaya lokal harus mampu hadir dengan wajah baru di ruang digital. Tradisi, kesenian, kuliner, cerita rakyat, hingga kehidupan masyarakat dapat dikemas secara kreatif agar lebih mudah diterima generasi muda sekaligus menarik perhatian wisatawan dari luar daerah.

“Jangan sampai kita hanya menjadi penonton di rumah sendiri. Generasi muda harus mengambil peran dalam pembangunan dan menjadi bagian dari perubahan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Wabup juga membuka ruang bagi para Duta Wisata untuk menghadirkan gagasan yang lebih konkret. Program kerja yang lahir dari ajang pemilihan diharapkan tidak berhenti sebagai konsep, tetapi dapat diwujudkan dalam kegiatan yang memberi manfaat bagi promosi wisata dan masyarakat.

Pemkab Karanganyar siap mendukung gagasan inovatif para Duta Wisata yang memiliki tujuan jelas dan memberikan dampak nyata. Duta Wisata diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkenalkan destinasi, mengangkat ekonomi kreatif lokal, mengajak masyarakat menjaga lingkungan dan budaya, serta membangun citra positif Karanganyar.

Dengan kreativitas, kemampuan digital, dan kecintaan terhadap daerah, para Duta Wisata diharapkan mampu menjadi wajah sekaligus suara Karanganyar di ruang digital. Bukan hanya mengenalkan tempat untuk dikunjungi, tetapi juga mengajak lebih banyak orang mengenal cerita, budaya, produk lokal, dan masyarakat di balik setiap destinasi.

Dari konten yang kreatif, lahir rasa ingin tahu. Dari rasa ingin tahu, tumbuh kunjungan. Dan dari kunjungan, diharapkan semakin banyak masyarakat Karanganyar yang merasakan manfaatnya.

"Karanganyar punya potensi. Kini saatnya generasi mudanya ikut membuat dunia melihat," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....