Pemkot Surakarta Beri Bantuan Usaha bagi PSK di Gilingan
- 14 Sep 2026 16:57 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kota Surakarta memberikan bantuan sarana usaha kepada warga yang sebelumnya bekerja sebagai pekerja seks komersial atau PSK di Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari. Bantuan tersebut diberikan untuk mendorong penerima memulai mata pencaharian baru melalui usaha yang halal.
Bantuan usaha tersebut terdiri dari enam gerobak angkringan, dua booth es teh jumbo, dan satu etalase untuk usaha toko kelontong. Program pemberdayaan ini melibatkan Kelurahan Gilingan dan kelompok masyarakat.
Lurah Gilingan, Galih Kusuma Atmaja mengatakan, program tersebut bertujuan memberikan kesempatan kepada penerima bantuan untuk memulai kehidupan baru. Menurutnya, setiap orang memiliki perjalanan kehidupan masing-masing dan tetap memiliki kesempatan untuk memperbaiki kehidupannya.
“Kelurahan Gilingan dan Pokmas, kelompok masyarakat itu memberikan bantuan alat untuk berusaha. Ada gerobak, ada etalase jualan, ada booth es teh dan lain-lain,” kata Galih, Senin, 14 September 2026.
Galih mengatakan, dukungan untuk program pemberdayaan tersebut juga datang dari sejumlah pihak. Swissbell memberikan modal usaha, sedangkan Masjid Syekh Zayed memberikan beasiswa bagi anak-anak penerima program.
Ia berharap para penerima bantuan dapat menjalankan usaha secara konsisten sehingga secara bertahap meninggalkan pekerjaan sebelumnya. Menurutnya, pengalaman menjalankan usaha dan memperoleh penghasilan dari pekerjaan halal diharapkan dapat menjadi dorongan untuk menjalani kehidupan baru.
“Ketika mereka sudah mau mulai, nanti merasakan oh ternyata lebih enak untuk berjualan, lebih enak untuk bekerja yang halal, pasti lama-kelamaan nanti mereka akan beralih pekerjaan yang tidak halal itu menjadi yang halal,” ujarnya.
Galih menjelaskan, penerima bantuan pada tahap awal berjumlah sepuluh orang. Mereka tidak seluruhnya merupakan warga Kelurahan Gilingan, tetapi juga berasal dari sejumlah wilayah lain di Kota Surakarta seperti Kestalan, Banyuanyar, dan Jebres.
Program tersebut menurut Galih akan terus dilanjutkan dan tidak berhenti pada pemberian bantuan awal. Kelurahan juga akan melakukan pendampingan dengan menentukan lokasi usaha serta memberikan dukungan melalui berbagai program.
“Pendampingan. Jadi lokasinya sudah kita tentukan sehingga mereka nanti berjualan kita awasi, kita larisi juga, kita dukung dengan program-program dari kelurahan,” katanya.
Galih menambahkan, keberlanjutan program juga diharapkan mendapat dukungan dari tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR maupun masyarakat sekitar. Menurutnya, pemberdayaan merupakan tanggung jawab bersama.
Sementara itu, Wali Kota Surakarta, Respati Ardi mengapresiasi inisiatif Kelurahan Gilingan yang memberikan pendampingan kepada warga untuk beralih ke pekerjaan lain. Pemkot Surakarta juga menyambut dukungan dari pihak swasta dan masyarakat dalam program tersebut.
“Ya, hari ini saya sangat senang sekali dan matur nuwun terima kasih kepada Swiss Bell Group. Dan ini inovasi yang dilakukan oleh Pak Lurah Gilingan, Pak Galih luar biasa,” kata Respati.
Respati berharap pemberian bantuan sarana usaha dan pendampingan dapat membantu penerima mengubah kondisi kehidupannya. Pemerintah Kota Surakarta akan terus mendorong program yang memberikan alternatif mata pencaharian bagi warga. (Ryan Assyidiqi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....