PWI Pusat Lantik Pengurus PWI Solo, Teguhkan Marwah Pers Era Digital

  • 13 Sep 2026 12:24 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Surakarta masa bakti 2026–2031 resmi dilantik di The Sunan Hotel, Sabtu, 12 September 2026.

Momentum pergantian kepengurusan organisasi wartawan tertua ini sekaligus menjadi panggung penegasan komitmen untuk memerangi derasnya arus disinformasi dan hoaks di era digital.

Ketua PWI Pusat, Akhmad Munir, yang hadir memimpin langsung prosesi pelantikan menekankan PWI Surakarta memiliki kedekatan historis sangat kuat dengan pers nasional.

Mengingat Kota Surakarta adalah saksi perjuangan pers di tanah air, para jurnalis di wilayah ini dituntut konsisten menjadi ujung tombak diskursus media di masa depan.

"Tantangan hari ini jauh lebih kompleks, yaitu bagaimana membuat masyarakat cerdas, adaptif, serta mampu memilah informasi yang terverifikasi kebenarannya di tengah gempuran fake news, disinformasi, dan deepfake," ujar Akhmad Munir dalam sambutannya.

Senada dengan arahan tersebut, Ketua PWI Surakarta yang baru dilantik, Sri Hartanto, menegaskan bahwa momentum sakral ini merupakan amanah besar untuk menjaga kehormatan profesi.

Ia secara khusus menyoroti disrupsi media modern yang membuat masyarakat bisa mengakses ragam kabar dalam hitungan detik tanpa adanya jaminan validitas.

"Kecepatan tidak boleh mengalahkan akurasi, popularitas tidak boleh mengalahkan kebenaran, dan kepentingan sesaat tidak boleh mengalahkan integritas profesi," kata Sri Hartanto.

Mengingat cakupan wilayah kerja PWI Surakarta membentang luas meliputi tujuh kabupaten dan kota di wilayah Solo Raya, soliditas dan penguatan kompetensi anggota menjadi kunci utama.


Kepengurusan baru ini berkomitmen penuh untuk menjadikan PWI sebagai rumah bersama yang inklusif, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kode etik jurnalistik.

Langkah penguatan literasi ini turut mendapatkan dukungan penuh dari jajaran aparatur pemerintahan daerah.

Wali Kota Surakarta yang turut hadir memastikan akan terus membuka ruang kolaborasi yang konstruktif dan kritis bersama insan pers, guna mewujudkan ekosistem komunikasi publik yang sehat serta mencerdaskan bangsa. (Dania)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....