Karaton Surakarta Jadikan Parade Ruang Kolaborasi Budaya
- 13 Sep 2026 05:19 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Karaton Surakarta Hadiningrat menjadikan Pakubuwono Street Parade Festival 2026 sebagai ruang perjumpaan antara generasi muda, seni pertunjukan dan masyarakat untuk memperkuat kecintaan terhadap budaya.
Festival marching band dan drum band yang digelar bersama Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kota Surakarta itu berlangsung di Kota Solo, Sabtu 12 September 2026. Parade dimulai dari kawasan Ngarsopuro, menuju Alun-Alun Utara Karaton Surakarta, dan berakhir di Pagelaran Karaton Surakarta Hadiningrat.
Kegiatan tersebut dihadiri SISKS Pakubuwono XIV, Pengageng Sasana Wilapa Karaton Surakarta Hadiningrat sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Karaton Surakarta, GKR Koes Moertiyah Wandansari atau Gusti Moeng, serta para sentono dalem dari berbagai trah Karaton Surakarta.
Perwakilan Karaton Surakarta sekaligus cucu Pakubuwono XII, BRAY. Salindri Kusumo Dyah Ayuningrum, mengatakan festival tersebut menjadi kesempatan bagi seniman, komunitas dan generasi muda untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya kepada masyarakat luas.
“Melalui festival ini diharapkan para seniman dan komunitas Kota Solo serta para generasi muda untuk terus mengembangkan dan tetap berekspresi, berkolaborasi untuk memperkenalkan kekayaan budaya kepada masyarakat luas,” ujarnya.
Menurut Salindri, pelestarian budaya tidak hanya dilakukan dengan menjaga tradisi yang diwariskan, tetapi juga dengan memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk berkreasi dan membangun hubungan dengan seni serta kebudayaan.
“Pakubuwono ke-14 memberikan ruang kepada para generasi penerus ini untuk tetap berkarya dan berkreativitas mengembangkan bakat-bakat mereka, karena para generasi muda ini merupakan bagian penting untuk menjaga kelestarian budaya kita,” katanya.
Ia menilai, dukungan terhadap festival tersebut menunjukkan bahwa Karaton Surakarta memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkarya, berekspresi dan mengembangkan potensi melalui seni dan budaya.
“Semoga Pakubuwono Street Parade Festival 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap budaya, mendorong kreativitas anak muda dan membangun semangat kebersamaan masyarakat Kota Solo untuk kemajuan budaya dan bangsa kita,” ucap Salindri.
Festival ini diharapkan tidak berhenti sebagai ajang kompetisi, tetapi berkembang menjadi momentum kolaborasi yang mempertemukan generasi muda, komunitas seni dan lingkungan budaya Karaton Surakarta. (Ril/Ase)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....