Respati Sanksi Guru SD yang Diduga Kasar ke Murid
- 11 Sep 2026 12:47 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, menindaklanjuti aduan dugaan tindakan kasar oknum guru terhadap seorang murid SD Negeri Harjodipuran. Pemkot Surakarta memastikan guru tersebut akan diberikan sanksi apabila terbukti melakukan tindakan yang dilaporkan orang tua murid.
Respati mendatangi SD Negeri Harjodipuran dan mempertemukan guru yang bersangkutan dengan orang tua murid pada Kamis 10 September 2026. Dalam pertemuan tersebut, Respati menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua atas kejadian yang dialami anaknya.
Respati mengatakan sanksi diberikan sebagai bentuk peringatan agar guru lebih sabar dalam memperlakukan siswa. Menurutnya, pemberian hukuman kepada murid harus tetap dilakukan dengan pendekatan yang mendidik.
“Kita sanksi guru tersebut supaya menjadi peringatan agar tetap sabar memperlakukan anak. Karena mendidik anak perlu sentuhan yang lebih baik, jika memberi hukuman juga harus dengan maksud mendidik,” katanya.
Selain memberikan sanksi kepada guru, Pemkot Surakarta juga menyiapkan pendampingan bagi murid yang terdampak. Pendampingan tersebut dilakukan untuk membantu anak mengatasi dampak psikologis dari kejadian yang dialaminya.
“Untuk anak yang terdampak, kita tambahkan psikolog klinis untuk trauma healing agar tidak ada trauma lagi,” ujarnya.
Respati mengatakan penanganan kasus tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Surakarta membenahi sistem pendidikan negeri. Pemkot berupaya memastikan setiap anak memperoleh pendidikan yang berkualitas, baik, dan terjangkau.
Menurut Respati, transformasi pendidikan negeri tidak hanya menyangkut peningkatan kualitas pembelajaran dan sarana prasarana. Lingkungan sekolah juga harus mampu memberikan rasa aman, nyaman, serta memperhatikan kebutuhan dan hak setiap murid.
“Kami terus fokus ke depannya agar kepuasan masyarakat terhadap sekolah negeri menjadi tinggi sekali. Kami berkomitmen untuk segera mengoreksi kinerja guru kami agar orang tua lebih percaya lagi dan ini menjadi pelajaran kita semua agar bisa mengoreksi kinerja,” ucapnya.
Pemkot Surakarta selanjutnya akan terus melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan pendidikan di sekolah negeri. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kepercayaan orang tua sekaligus memastikan sekolah menjadi lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....