Duta Besar New Zealand Temui Jokowi dan Wali Kota Surakarta, Bahas Kerja Sama
- 11 Sep 2026 20:22 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta — Duta Besar New Zealand untuk Indonesia, Phillip Taula, melakukan kunjungan kehormatan ke kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi serta Wali Kota Surakarta, Respati Ardi pada Kamis, 10 September 2026.
Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama bilateral antara New Zealand dan Indonesia yang diselaraskan dengan prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam pertemuannya bersama Mantan Presiden Jokowi, Phillip Taula mendiskusikan berbagai sektor strategis yang telah berjalan, seperti pertanian, industri pengolahan susu (dairy sector), energi baru terbarukan, serta pendidikan.
"Senang dapat kesempatan bicara dengan Bapak Jokowi mengenai kerja sama antara Indonesia dan New Zealand dan pengalaman saya sampai sekarang sebaga Dubes mewakili pemerintah New Zealand. Yang sudah berjalan dengan pemerintah Indonesia (kerja sama) dengan prioritas Bapak Presiden Prabowo seperti di bidang agriculture, dairy sector, energi baru terbarukan dan pendidikan," kata Phillip Taula.
Ditambahkan Phillip Taula, dirinya menjelaskan bahwa sebelumnya mantan Presiden Jokowi saat berkunjung ke New Zealand pernah mengatakan ada banyak potensi yang bisa dikerjasamakan dengan Indonesia.
"Dari pengalaman Bapak Jokowi yang pernah berkunjung ke New Zealand, beliau bilang bahwa melihat banyak potensi untuk meluaskan kerja sama antara New Zealand dan Indonesia. Jadi ini kesempatan yang baik untuk saya bisa jelaskan apa yang kami sedang lakukan dengan Indonesia dan pentingnya untuk pemerintah New Zealand untuk terus mendukung prioritas government Presiden Prabowo ke masa depan," katanya menambahkan.
Selain menemui mantan Presiden Joko Widodo, Dubes Phillip Taula juga menggelar pertemuan dengan Wali Kota Surakarta, Respati Ardi. Pemkot Surakarta memanfaatkan momentum ini untuk menjajaki peluang pengiriman tenaga kerja serta program pertukaran pelajar di bidang teknologi pertanian (agritech), bercocok tanam, dan peternakan.
Respati Ardi berharap para pemuda Surakarta dapat menimba ilmu dan pengalaman di New Zealand untuk kemudian diterapkan di tanah air.
"Fokusnya adalah saya ingin mengirimkan banyak tenaga kerja ke sana. Ada peluang bagus sekali, banyak di bidang agritech, agriculture. Nah kita akan dorong ke sana supaya mereka bisa punya pengalaman 1-2 tahun dan kembali ke Indonesia akan mengembangkan hal yang baik di Indonesia. Isunya isu tenaga kerja dan isu pendidikan ya tadi," ucap Respati Ardi.
Ditambahkan Respati Ardi bahwa ada potensi besar dari kerja sama yang rencananya akan dilakukan dengan Pemerintahan New Zealand, yakni bertani hingga berternak.
"Kita akan kirim beberapa mungkin pelajar ya untuk student exchange itu, pertukaran pelajar. Tadi belajar untuk agri, untuk bertani, bercocok tanam, dan peternak ini yang luar biasa di sana ya, karena potensinya besar sekali. Ya ini lagi kita gali kerja samanya, sedang tadi membuka opportunity dan kerja sama resminya secepat mungkin nanti kami sampaikan."
Saat ini Pemerintah Kota Surakarta terus mematangkan detail kerja sama resmi tersebut agar penandatanganan dan realisasi program dapat segera dilaksanakan dalam waktu dekat. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....