Fraksi PDIP Minta BTT untuk Bantu Sembako Warga Terdampak Asap TPA Putri Cempo
- 06 Sep 2026 19:31 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surakarta meminta Pemerintah Kota menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk membantu warga terdampak kebakaran TPA Putri Cempo.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surakarta, Y.F. Sukasno, mengatakan asap kebakaran telah mengganggu aktivitas warga di sejumlah wilayah sekitar TPA. Keluhan warga antara lain berupa sesak napas dan kesulitan beraktivitas akibat kepulan asap.
| Baca juga: Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat RRI Fest 2026 |
Sukasno menyebut wilayah yang terdampak antara lain RW 28 Kampung Pelangi, RW 38 Kampung Kepuh, RW 39 Jantirejo, dan RW 30 Randusari. Dampak asap juga dirasakan warga Plesungan, Ketekan, dan Gondangrejo di Kabupaten Karanganyar.
"Saya sudah mutar dan merasakan asap yang membuat mata pedih dan sesak napas," kata Sukasno dalam keterangannya Minggu, 6 September 2026.
Menurut Sukasno, terganggunya aktivitas warga perlu direspons dengan bantuan kebutuhan pokok. Ia meminta Pemerintah Kota Surakarta segera menyiapkan mekanisme penyaluran sembako bagi masyarakat terdampak.
Sukasno menyebut pengadaan bantuan dapat dilakukan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surakarta. BPBD dapat menyusun Rencana Kebutuhan Belanja atau RKB untuk pengadaan sembako.
"Pengadaan sembako bisa dilakukan BPBD dengan membuat Rencana Kebutuhan Belanja sembako, kemudian diajukan ke BPKAD," ujarnya.
Ia mengatakan penggunaan BTT dapat dilakukan untuk penanganan kondisi darurat dan mendesak. Menurutnya, penggunaan anggaran tersebut memiliki dasar regulasi yang dapat menjadi acuan Pemerintah Kota Surakarta.
Sukasno menyebut APBD Kota Surakarta Tahun Anggaran 2026 telah mengalokasikan BTT sebesar Rp4,5 miliar. Karena itu, menurutnya, anggaran tersebut masih mencukupi apabila digunakan untuk membantu warga terdampak kebakaran TPA Putri Cempo. "Jadi kalau untuk memberi bantuan sembako, masih sangat cukup," katanya.
Selain warga di wilayah Kota Surakarta, Sukasno juga menyoroti masyarakat terdampak di wilayah Kabupaten Karanganyar. Ia meminta Wali Kota Surakarta berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar terkait penanganan warga terdampak.
"Terkait warga terdampak di daerah Gondangrejo wilayah Kabupaten Karanganyar, Mas Wali harus koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar," katanya.
Sukasno berharap penanganan dampak kebakaran tidak hanya berfokus pada pemadaman api. Bantuan kepada warga yang aktivitasnya terganggu juga dinilai perlu dilakukan selama kondisi kebakaran dan asap masih berlangsung. (Ryan Assyidiqi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....