HW UMS dan IMM Sukoharjo Galang Dana bagi Korban Bencana NTT
- 31 Agt 2026 22:51 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sukoharjo berkolaborasi dengan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Kafilah Penuntun Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id melaksanakan aksi penggalangan dana pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Kegiatan penggalangan dana dilaksanakan di sejumlah titik strategis, yaitu lampu merah UMS dan kawasan Colomadu. Aksi ini melibatkan kader IMM Sukoharjo dan anggota HW UMS yang turun langsung ke lapangan untuk mengajak masyarakat turut berpartisipasi memberikan bantuan bagi saudara-saudara di NTT.
Dengan membawa semangat kepedulian dan kemanusiaan, para relawan mengajak pengguna jalan dan masyarakat sekitar untuk menyisihkan sebagian rezekinya. Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan sebagai bentuk bantuan kepada masyarakat yang terdampak di NTT.
Sementara itu, Azibsyah, selaku Ketua Kafilah Hizbul Wathan UMS, turut menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.
“Bagi kami, kegiatan ini menjadi bentuk nyata semangat kepedulian dan kemanusiaan yang menjadi bagian dari gerakan Hizbul Wathan. Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat dan kolaborasi bersama IMM Sukoharjo dalam membantu saudara-saudara kita di NTT. Semoga apa yang telah dilakukan menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat bagi masyarakat yang terdampak. Kami berharap semangat solidaritas ini terus tumbuh dan menjadi langkah kecil yang mampu menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas,” ujar Azibsyah, Senin 31 Agustus 2026.

Aksi ini tidak hanya menjadi kegiatan penggalangan dana, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.
Kolaborasi antara IMM Sukoharjo dan HW UMS menjadi wujud nyata semangat ta'awun dan kepedulian sosial yang terus diupayakan oleh organisasi mahasiswa Muhammadiyah. Melalui aksi tersebut, keduanya berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk bersama-sama membantu dan menunjukkan solidaritas terhadap sesama.
Hibatulloh, selaku perwakilan IMM Sukoharjo, melaporkan jumlah dana yang terkumpul dari aksi solidaritas pada tanggal 26 dan 28 Agustus 2026 sebanyak Rp9.222.700.
“Yang paling berkesan bukan hanya jumlah dana, tetapi proses kader turun langsung dan melihat kepedulian masyarakat terhadap saudara kita di NTT. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Insyaallah, amanah ini akan disalurkan melalui Lazismu Sukoharjo kepada masyarakat terdampak.
Semoga gerakan ini menjadi pembelajaran bagi kader IMM bahwa intelektualitas harus diwujudkan dengan keberanian untuk hadir dan bertindak, karena kepedulian dapat melampaui batas wilayah,” kata Hibatulloh.
Aksi galang dana ditutup dengan harapan agar kepedulian yang telah dilakukan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat terus tumbuh menjadi gerakan bersama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Kolaborasi ini menjadi pengingat bahwa kepedulian dan solidaritas dapat diwujudkan melalui langkah sederhana, tetapi mampu memberikan manfaat yang luas bagi sesama. (Edwi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....