UNS dan Pertamina Kembangkan Lima Desa Energi Berdikari

  • 29 Agt 2026 14:34 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bersama PT Pertamina (Persero) memperkuat kolaborasi pengembangan Desa Energi Berdikari (DEB) melalui penerapan teknologi tepat guna. Kerja sama tersebut mencakup pengembangan di lima lokasi desa dengan mengintegrasikan riset dan inovasi perguruan tinggi dengan potensi serta kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara UNS dan PT Pertamina (Persero) dalam Festival Desa Energi Berdikari Pertamina 2026 di Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026.

Rektor UNS Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si. bersama Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS Prof. Irwan Trinugroho, M.Sc., Ph.D. turut menghadiri kegiatan tersebut.

Kerja sama pengembangan DEB dilakukan di lima lokasi, yakni Mangunharjo, Purnama Subang, Glawan, FPDB Bantul, dan Sobokerto. UNS akan membawa kepakaran, hasil riset, serta inovasi teknologi tepat guna yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing desa.

Di DEB Mangunharjo, pengembangan diarahkan pada mesin pengering gabah, Smart Aquaculture berbasis Internet of Things (IoT), penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah olahan bandeng, serta pengembangan desa wisata.

Sementara di DEB Purnama Subang, UNS akan mengembangkan greenhouse seluas 300 meter persegi berbasis IoT untuk mendukung pertanian berbasis teknologi.

Pengembangan di DEB Glawan mencakup smart irrigation melalui mini greenhouse berbasis IoT serta desa wisata digital berbasis ekonomi sirkular. Sedangkan di DEB FPDB Bantul, UNS akan mengembangkan digital marketing dan menyediakan inclusive fabrication equipment untuk memperkuat kapasitas produksi serta pemasaran.

Adapun di DEB Sobokerto, pengembangan difokuskan pada pertanian berkelanjutan melalui otomasi irigasi dan IoT, pemanfaatan eceng gondok, serta penguatan koperasi tani.

Rektor UNS Prof. Hartono mengatakan, UNS tidak hanya berperan dalam pendampingan, tetapi juga menjadi mitra pengetahuan dan inovasi dalam kerja sama tersebut.

“Dalam kerja sama ini, UNS berperan dalam pengembangan dan penerapan teknologi tepat guna sekaligus pendampingan masyarakat melalui keterlibatan sivitas akademika,” terang Prof. Hartono.

Festival DEB Pertamina 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, inovator, dan masyarakat dalam pengembangan energi bersih.

Pengembangan DEB diarahkan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga mendukung produktivitas, ketahanan pangan, pengembangan usaha, pariwisata, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Bagi UNS, kolaborasi dengan Pertamina menjadi bagian dari upaya memperkuat hilirisasi riset dan inovasi perguruan tinggi agar dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Lima lokasi DEB tersebut juga akan menjadi ruang pembelajaran dan pengembangan inovasi yang disesuaikan dengan potensi lokal. Dengan demikian, teknologi yang diterapkan dirancang berdasarkan persoalan dan kebutuhan masing-masing desa.

Kolaborasi UNS dan Pertamina diharapkan mampu membangun ekosistem inovasi yang mempertemukan perguruan tinggi, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat. Kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi UNS dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan. (Ryan Assyidiqi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....