PSM Voca Al Kindi UMS Raih Dua Gold Medal di Ajang Internasional Malaysia
- 27 Agt 2026 22:40 WIB
- Surakarta
RRI. CO. ID, Surakarta – Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Voca Al Kindi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ menorehkan prestasi di tingkat internasional setelah berhasil meraih dua Gold Medal dalam Malaysian Choral Eisteddfod (MCE) International Choral Festival.
Dalam kompetisi yang berlangsung di Malaysia tersebut, Voca Al Kindi mengikuti dua kategori yang digelar pada 20 dan 21 Agustus 2026. Pada 20 Agustus, Voca Al Kindi tampil dalam Mixed Youth Category, sedangkan pada 21 Agustus mengikuti Folk and Indigenous Music Category.
Dosen pembimbing PSM Voca Al Kindi UMS, Nurhidayat, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi capaian tersebut. Ia berharap prestasi di tingkat internasional dapat menjadi motivasi bagi para anggota untuk semakin giat berlatih dan mengembangkan kemampuan.
“Kalian harus lebih giat lagi karena Al Kindi sudah sejauh ini, sudah membawa nama Al Kindi di panggung internasional sampai ke Malaysia,” ujarnya, Kamis, 27 Agustus 2026.
Ketua Umum PSM Voca Al Kindi UMS, Gilang Ramadhan, mengatakan keikutsertaan dalam kompetisi tersebut menjadi momen bersejarah bagi Voca Al Kindi. Pasalnya, ajang tersebut menjadi kali pertama Voca Al Kindi tampil dalam kompetisi internasional di luar negeri setelah sebelumnya mengikuti berbagai kompetisi internasional yang diselenggarakan di Indonesia.
“Tahun ini merupakan tahun yang bersejarah bagi kami, karena kali pertama PSM Voca Al Kindi melaju ke panggung internasional di luar negeri,” ujar Gilang.
Dalam kompetisi tersebut, Voca Al Kindi berhasil meraih gold medal pada dua kategori. Pada Mixed Youth Category yang berlangsung 20 Agustus, Voca Al Kindi membawakan lagu Sahut Namaku dan Double, Double Toil and Trouble.

Sementara pada Folk and Indigenous Music Category yang berlangsung 21 Agustus, Voca Al Kindi membawakan Mana Lolo Banda dan Yamko Rambe Yamko.
Kontingen Voca Al Kindi terdiri atas 42 orang, yakni 40 penyanyi yang terbagi dalam 14 sopran, 9 alto, 7 tenor, dan 10 bass. Selain itu, kontingen juga didampingi satu pelatih sekaligus conductor serta satu pembina.
MCE diikuti oleh 200 tim paduan suara dari berbagai negara baik di kawasan Asia dan Eropa. Apresiasi dan rekomendasi dari juri juga diberikan kepada PSM Voca Al Kindi dalam sesi meet the jury. Hal ini memberikan motivasi dan kepercayaan tim PSM Voca Al Kindi untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasinya di kancah internasional.
Gilang menjelaskan, persiapan untuk mengikuti kompetisi tersebut telah direncanakan sejak jauh-jauh hari. Pembahasan mengenai keikutsertaan, registrasi, hingga pembentukan tim mulai dilakukan pada awal periode kepengurusan.
Proses persiapan kemudian dilanjutkan dengan latihan intensif selama kurang lebih enam bulan. Para anggota menjalani latihan rutin setiap Senin hingga Jumat, mulai pukul 18.00 hingga 22.00 WIB. Latihan tambahan juga dilakukan pada Sabtu dan beberapa kali pada Minggu pagi hingga sore.
Selain persoalan latihan, pendanaan menjadi tantangan lain yang dihadapi Voca Al Kindi. Keikutsertaan dalam kompetisi internasional membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga tim melakukan berbagai upaya untuk memenuhi kebutuhan tersebut, mulai dari mencari sponsor, penggalangan dana, hingga berbagai kegiatan dana usaha.

“Banyak usaha yang dilakukan seperti sponsor, galang dana, danusan, ataupun bentuk lainnya,” jelas Gilang.
Dalam pelaksanaan kompetisi di Malaysia, keberadaan pembina turut menjadi bagian penting dalam mendampingi kontingen. Terlebih, Voca Al Kindi berangkat tanpa tim official khusus.
Menurut Gilang, pendampingan pembina sangat membantu selama seluruh rangkaian kompetisi berlangsung di Malaysia. Kehadiran pembina membantu tim dalam menghadapi berbagai kebutuhan selama mengikuti kompetisi internasional tersebut.
Gilang berharap capaian dua gold medal ini tidak menjadi akhir perjalanan Voca Al Kindi. Sebaliknya, prestasi tersebut diharapkan menjadi momentum untuk membuka peluang dan tantangan baru bagi PSM Voca Al Kindi UMS di tingkat internasional.
“Mimpi Al Kindi sudah terwujud, tapi tidak cukup sampai di sini saja. Harapannya, dua gold medal di kompetisi internasional kali ini yang ada di luar negeri bisa terus memotivasi Al Kindi untuk terus melangkah lebih jauh lagi,” tuturnya.
MCE International Choral Festival menjadi pengalaman berharga bagi Voca Al Kindi untuk bertemu dan berkompetisi dengan paduan suara dari berbagai negara. Kompetisi tersebut diikuti peserta dari sejumlah negara, di antaranya Malaysia, Indonesia, Tiongkok, Thailand, Singapura, Filipina, Rusia, Kosovo, dan Hong Kong.
“Tahun ini menjadi tonggak Al Kindi untuk bisa membuka lembaran baru lagi ke proses yang lebih besar, lebih megah, dan lebih menantang karena bertemu dengan paduan suara hebat dari negara-negara lain,” pungkas Gilang. (Edwi/Rill)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....