Enam Tahun Tinggal di Rumah Bocor, Warga Eromoko Haru Terima RSLH PT Djarum

  • 27 Agt 2026 17:30 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Wonogiri - Kebahagiaan mendalam dirasakan Gembong, warga Dusun Diro, Desa Minggarharjo, Kecamatan Eromoko. Setelah bertahun-tahun tinggal di rumah kayu yang tidak layak, ia dan keluarganya kini resmi menghuni Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) permanen bantuan dari PT Djarum yang diserahterimakan di Pendopo Kabupaten Wonogiri, Kamis 27 Agustus 2026.

Gembong menceritakan, kondisi rumah lama yang telah dihuninya selama 6 tahun terakhir sangat memprihatinkan. Selain bangunan fisik yang lapuk, keluarganya kerap merasa tidak tenang saat cuaca ekstrem melanda. Fasilitas MCK yang terpisah jauh di luar rumah juga menambah kesulitan bagi aktivitas harian keluarganya.

"Dulu rumah kurang layak dihuni. Kalau hujan atapnya sering bocor, dan kalau musim panas terasa sangat panas. Jamban juga sudah ada tapi jaraknya agak jauh dan terpisah dari rumah," kata penerima manfaat RSLH, Gembong, kepada wartawan disela penyerahan simbolis bantuan RSLH.

Proses pengerjaan rumah baru bantuan PT Djarum yang memakan waktu sekitar satu bulan kini mengubah total kondisi tempat tinggalnya. Gembong mengaku sangat bersyukur dan merasa jauh lebih nyaman berada di dalam rumah barunya tanpa perlu khawatir bocor atau kepanasan lagi.

"Sekarang alhamdulillah sudah ditempati dan sangat nyaman. Perubahannya lumayan untuk layak ditempati, kalau hujan sudah tidak bocor lagi dan terasa adem. Jambannya juga sudah jadi satu sama rumah yang baru," ujar Gembong.

Perubahan hidup yang dirasakan Gembong merupakan bagian dari komitmen PT Djarum dalam mendukung program percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah.

General Manager Community Development PT Djarum, Achmad Budiarto, menjelaskan penanganan RSLH ini dilakukan melalui skema intervensi total. Perusahaan menggelontorkan anggaran penuh sekitar Rp70 juta per unit agar rumah siap dihuni tanpa membebani keuangan penerima manfaat.

"Di Djarum, kami percaya bahwa kesehatan dan kualitas hidup merupakan bagian penting. Oleh karena itu, secara konstruksi kami menekankan kepada vendor untuk memberikan jaminan paling tidak 10 sampai 15 tahun tidak akan ada masalah. Kita pakai pondasi beton, dinding hebel, dan atap baja ringan sesuai standar," ujarnya.

Budiarto menambahkan, program RSLH di Wonogiri yang menyasar 10 unit di Desa Minggarharjo dan Desa Ngadirojo ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PT Djarum yang menargetkan pembangunan 500 unit rumah setiap tahunnya.

"Jadi selain hunian kokoh, bantuan kami juga dilengkapi sanitasi modern berbasis bioseptik agar masyarakat dapat mengadopsi pola hidup bersih, sehat, dan lebih produktif," ucapnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....