Polresta Surakarta Edukasi Pelajar Cegah Penyalahgunaan AI di SMAN 4 Solo
- 26 Agt 2026 21:13 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Polresta Surakarta memperkuat literasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di kalangan pelajar. Upaya itu dilakukan melalui program Polresta Surakarta Paham AI di SMA Negeri 4 Surakarta, Rabu, 26 Agustus 2026.
Program tersebut membekali pelajar dengan pemahaman penggunaan AI secara produktif, etis, aman, dan bertanggung jawab. Siswa juga mendapat materi mengenai risiko penyalahgunaan AI, termasuk hoaks dan manipulasi gambar, suara, maupun video.
Program Polresta Surakarta Paham AI berada di bawah naungan Senopati Institut dan berkolaborasi dengan Polda Jawa Tengah. Kegiatan itu dirancang untuk meningkatkan kemampuan pelajar menggunakan teknologi AI sekaligus membangun sikap kritis terhadap informasi di ruang digital.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kabag SDM Kompol Riyadi Supriyadi mengatakan, perkembangan AI membuat pembuatan berbagai konten menjadi semakin mudah. Kondisi tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan pelajar memilah dan memastikan kebenaran informasi.
“AI memberikan banyak manfaat bagi pendidikan dan kehidupan sehari-hari. Namun, teknologi yang sama juga dapat digunakan untuk membuat informasi palsu dan manipulasi gambar, suara maupun video,” kata Riyadi.
Menurutnya, penggunaan AI secara tidak bertanggung jawab dapat menimbulkan persoalan sosial hingga hukum. Risiko itu dapat muncul apabila teknologi digunakan untuk penipuan, pencemaran nama baik, dan penyebaran informasi palsu.
Pelajar dalam kegiatan tersebut mendapat materi mengenai etika penggunaan AI dan verifikasi informasi. Mereka juga dibekali cara mengenali hoaks dan deepfake serta memanfaatkan AI untuk mendukung kegiatan belajar.
Pelatihan dilakukan secara bertahap melalui pre-test untuk mengetahui pemahaman awal peserta. Setelah mengikuti materi dari trainer, para siswa menjalani post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman mereka.
Materi yang diberikan meliputi Introduction to AI, Ethical Use of AI, Fighting Hoax With AI, dan AI Prompts 101. Materi tersebut diharapkan membantu siswa memahami manfaat sekaligus batasan penggunaan teknologi kecerdasan buatan.
“Jangan sampai generasi muda hanya menjadi pengguna AI. Mereka harus menjadi pengguna yang cerdas, kritis, dan memahami batasan dalam penggunaannya,” ujarnya.
Program Polresta Surakarta Paham AI selanjutnya akan dilaksanakan secara bergilir di sekolah-sekolah lain di Kota Surakarta setiap pekan. Polresta Surakarta berharap program itu dapat memperluas literasi digital generasi muda sekaligus mencegah penyalahgunaan teknologi AI. (Ryan Assyidiqi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....