Kemenag Surakarta Perluas Layanan Publik Digital

  • 24 Agt 2026 22:01 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SURAKARTA – Kementerian Agama Kota Surakarta terus mengembangkan layanan publik berbasis digital untuk memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan tanpa harus selalu datang ke kantor. Digitalisasi tersebut mencakup layanan bidang keagamaan dan pendidikan yang dapat diakses secara daring.

Hal itu disampaikan Analis Kebijakan Ahli Pertama Kankemenag Surakarta Annisa Silfia Hanim, S.Pd., dan Pranata Humas Zain Amri, S.IP., dalam program Obrolan Siang RRI Surakarta, Selasa (18/8/2026). Keduanya menjelaskan transformasi digital menjadi bagian dari upaya Kemenag Surakarta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Zain mengatakan layanan Kementerian Agama tidak hanya berkaitan dengan urusan pernikahan, tetapi juga mencakup bidang keagamaan dan pendidikan. “Kementerian Agama itu sebenarnya mengacu pada dua, keagamaan dan pendidikan,” kata Zain.

Salah satu layanan digital yang tersedia ialah MOS atau Mora One Service yang menyediakan berbagai permohonan secara daring, termasuk rekomendasi rumah ibadah dan pendaftaran majelis taklim. Annisa mengatakan masyarakat cukup mengakses tautan layanan untuk memilih kebutuhan dan mengajukan permohonan secara online.

Dokumen yang telah diproses juga dapat dikirim secara digital dengan tanda tangan elektronik sehingga pelayanan menjadi lebih praktis. “Jadi pemohon tinggal mengetik aja, tinggal menulis. Misalkan dia mau layanan di Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, nanti muncul semua layanan kita online,” ujar Annisa.

Kemenag Surakarta juga mengembangkan Golek Garwo sebagai layanan pencarian pasangan yang menjadi salah satu program unggulan. Zain mengatakan program tersebut telah menjangkau peserta dari berbagai daerah dan pendaftarannya kini mulai dilakukan secara daring melalui situs Golek Garwo.

Menurut Zain, digitalisasi pendaftaran membuat layanan Golek Garwo semakin mudah diakses oleh masyarakat. “Itu salah satu yang paling benar-benar berdampak untuk masyarakat banyak, Mas. Salah satunya adalah Golekgarwo.id,” ujar Zain.

Layanan digital lainnya adalah Balikos yang menyediakan informasi mengenai persyaratan berbagai layanan Kemenag, baik di bidang keagamaan maupun pendidikan. Masyarakat juga dapat mengakses Wakaf Cekatan Kemenag Surakarta untuk memperoleh informasi mengenai peraturan, basis data, tata cara wakaf, hingga proses tukar guling wakaf.

Selain layanan berbasis situs, Kemenag Surakarta menyediakan WhatsApp Center sebagai alternatif bagi masyarakat yang mengalami kesulitan mengakses layanan digital, termasuk warga lanjut usia. Annisa mengatakan masyarakat dapat mengirimkan persyaratan layanan melalui WhatsApp, termasuk untuk surat masuk, permohonan magang, audiensi, dan undangan.

“Kita juga bisa bantu pelayanan lewat WA,” ucap Annisa. Menurutnya, layanan tersebut menjadi upaya agar transformasi digital tetap dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Zain mengatakan pengembangan layanan digital akan terus dilakukan agar semakin banyak pelayanan Kemenag dapat diakses secara mudah dan merata. “Kita ingin semua masyarakat bisa merasakan dampak nyata yang Kemenag Kota Surakarta berikan,” kata Zain.

Selain layanan administrasi, Kemenag Surakarta juga terus mengembangkan pendampingan keagamaan yang mencakup berbagai tahapan kehidupan masyarakat. “Kita melayani, Mas, dari anak itu lahir sampai di liang lahad kita juga melayani,” ujar Zain. (ZA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....