Kolaborasi FAI UMS dan PSU Thailand, Peluang Reciprocal Student Exchange

  • 24 Agt 2026 15:06 WIB
  •  Surakarta

RRI. CO. ID, Surakarta - Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://ums.ac.id memperluas jejaring akademik internasional melalui kegiatan Student Mobility 2026.

Salah satu rangkaian kegiatan tersebut diwujudkan melalui kunjungan ke Faculty of Islamic Sciences (FaIS), Prince of Songkla University (PSU), Thailand.

Pertemuan tersebut dikoordinasikan oleh Mr. Yamudin Salaeh, Higher Educational Officer pada Academic and Student Potential Development Department, PSU. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan pemaparan dari Assoc. Prof. Dr. Yuttana Kuakul dari Faculty of Islamic Sciences PSU.

Dalam pemaparannya, Yuttana memperkenalkan Faculty of Islamic Sciences serta menjelaskan berbagai program pendidikan yang tersedia, mulai dari jenjang sarjana hingga pascasarjana dan doktoral. Ia juga memaparkan berbagai peluang kerja sama akademik yang dapat dikembangkan antara FaIS PSU dan FAI UMS.

Salah satu pembahasan utama dalam pertemuan tersebut adalah peluang student exchange bagi mahasiswa. FaIS PSU membuka kesempatan bagi mahasiswa internasional, termasuk mahasiswa dari Indonesia, untuk mengikuti program pertukaran dengan pilihan durasi mulai dari satu minggu, satu bulan, hingga satu semester.

Peluang pertukaran mahasiswa tersebut menjadi salah satu bentuk kerja sama yang dapat dikembangkan secara resiprokal.

Wakil Dekan III FAI UMS, Fauzul Hanif Noor Athief, Lc., M.Sc., menyampaikan apresiasi atas penerimaan pihak PSU terhadap rombongan FAI UMS.

“Terima kasih karena sudah menerima kunjungan kami. Semoga kunjungan ini bisa menjadi sarana untuk menyambung tali silaturahmi dengan Faculty of Islamic Sciences, PSU,” ungkap Fauzul, Minggu, 23 Agustus 2026.

Selain student exchange, kedua pihak juga membahas peluang pertukaran dosen dan visiting lecturer. Dosen dari kedua institusi berpeluang berbagi pengetahuan dan pengalaman melalui kegiatan akademik secara langsung maupun daring. Kegiatan tersebut dapat dilakukan melalui pengajaran secara online maupun dengan menghadirkan dosen secara langsung di institusi mitra.

Kerja sama juga berpotensi dikembangkan dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah. Dalam kesempatan tersebut, FAI UMS menyerahkan sejumlah proposal dan judul penelitian dari dosen-dosen FAI UMS kepada pihak FaIS PSU. Penyerahan tersebut menjadi salah satu langkah awal untuk membuka peluang kolaborasi penelitian maupun publikasi jurnal bersama.

Dalam bidang pendidikan pascasarjana, pihak FaIS PSU turut menjelaskan peluang beasiswa untuk jenjang S2 dan S3. Program beasiswa tersebut dikelola melalui bagian pascasarjana dan tidak berada langsung di bawah fakultas. Adanya peluang beasiswa tersebut menjadi salah satu informasi yang menarik bagi mahasiswa FAI UMS yang memiliki rencana melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Khusus untuk jenjang S2, tersedia 30 kuota beasiswa dengan skema full scholarship yang mencakup pembebasan biaya pendidikan atau SPP serta living cost sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kalau yang memiliki IELTS bahasa Inggris bisa berkesempatan mendapatkan beasiswa, apakah untuk requirement bahasa Arab juga ada?” tanyanya.

Pihak PSU menjelaskan bahwa untuk beasiswa yang dibahas dalam sesi tersebut, persyaratan kemampuan bahasa yang digunakan adalah bahasa Inggris, bukan bahasa Arab.

Selain membahas peluang studi dan pertukaran mahasiswa, FaIS PSU juga memiliki pengalaman dalam menerima mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia. Kerja sama akademik juga dapat dikembangkan melalui kegiatan pembelajaran dan pertukaran pengalaman antara mahasiswa kedua institusi.

Melalui pertemuan tersebut, FAI UMS dan FaIS PSU mulai menyiapkan peluang kolaborasi yang lebih luas, khususnya melalui reciprocal student exchange, pertukaran dosen, visiting lecturer, penelitian, dan publikasi ilmiah.

Kegiatan Student Mobility 2026 menjadi salah satu langkah FAI UMS dalam memperkuat jejaring akademik internasional sekaligus membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar lintas negara.

Kolaborasi dengan PSU diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, serta kedua institusi di masa mendatang. (Edwi/Rill)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....