PMI Surakarta Kirim Tim Kesehatan ke Nagekeo Pascagempa

  • 23 Agt 2026 03:57 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surakarta mengirim lima personel Tim Tanggap Darurat Bencana (TDB) Kesehatan ke Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk membantu masyarakat terdampak gempa. Tim tersebut terdiri atas satu dokter, dua perawat, satu apoteker, dan satu staf humas serta membawa obat-obatan darurat.

Pelepasan tim dilakukan di Markas PMI Kota Surakarta, Sabtu 22 Agustus 2026. Berdasarkan hasil koordinasi dengan PMI Provinsi dan PMI Pusat, tim akan ditempatkan di wilayah Nagekeo yang tercatat sekitar 5.000 jiwa terdampak.

Ketua Umum PMI Surakarta, Sumartono Hadinoto, mengatakan tim dijadwalkan berangkat menuju Surabaya pada Minggu, 23 Agustus 2026 malam. Perjalanan dilanjutkan menuju Labuan Bajo sebelum tim menuju wilayah penugasan di Nagekeo.

“Minggu malam tim dari PMI Surakarta akan berangkat ke Surabaya lanjut ke Labuhan Bajo. Kita selalu komunikasi dengan PMI Provinsi dan Pusat dan kita selalu ikut ambil bagian karena kami PMI Surakarta merasa tugas-tugas mulia ini harus kita laksanakan,” katanya.

Sumartono mengatakan tim PMI Surakarta akan bertugas selama 21 hari untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak gempa. PMI Surakarta juga akan terus berkoordinasi dengan PMI Provinsi dan PMI Pusat selama menjalankan misi kemanusiaan tersebut.

“Sehingga mereka yang membutuhkan tidak akan sampai tidak mendapatkan layanan kesehatan. Untuk itu kami akan berangkat selama 21 hari dan kami masih terus berkoordinasi dengan Pusat dan Provinsi untuk tugas mulia ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Pengurus Bidang Markas PMI Kota Surakarta, Moeljoto Soetikno Siek, mengatakan lima personel tersebut akan menjadi bagian dari dukungan PMI Surakarta dalam penanggulangan bencana di NTT. Selain tenaga kesehatan, tim juga membawa obat-obatan untuk mendukung pelayanan di lokasi terdampak.

“Hari ini kita bersama dengan PMI Surakarta di mana di sini ada satu dokter dan ada 4 medis yang mendukung dalam penanggulangan bencana yang ada di NTT sana,” kata Moeljoto.

Moeljoto menambahkan, tim akan bergerak secara mobile untuk memberikan pelayanan di berbagai lokasi pengungsian sesuai kebutuhan. Ia meminta dukungan doa agar seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan sehat dan mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita akan bertugas keliling mobile untuk di setiap pengungsian yang membutuhkan. Jadi kita berlima berangkat. Mohon doanya semua supaya tim dari PMI Surakarta dalam keadaan sehat, kuat dan bisa melayani kebutuhan selama di pengungsian,” ujarnya. (Reza)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....