Berbusana Ki Demang pada Pawai Pembangunan, Respati Dorong Kesadaran Sampah
- 22 Agt 2026 13:12 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Gelaran Pawai Pembangunan Kota Surakarta tahun 2026 yang diikuti sekitar 71 kontingen peserta berlangsung semarak dan menyedot antusiasme ribuan warga pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Dalam pawai tersebut, Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, mencuri perhatian masyarakat dengan mengenakan kostum unik bergaya Ki Demang. Respati menjelaskan bahwa pemilihan busana Ki Demang merupakan bentuk akulturasi budaya untuk menghidupkan kembali nuansa Surakarta tempo dulu.
Langkah ini sekaligus menjadi strategi Pemkot Surakarta dalam mempromosikan dan mengangkat potensi pariwisata berbasis warisan sejarah serta budaya.
"Kostum itu memang akulturasi dulu, namanya Ki Demang. Ini kita menikmati Surakarta tempo dulu. Kita akan mengangkat pariwisata tempo dulu supaya masyarakat yang ke Surakarta akan mengingat untuk wisata tempo dulu," kata Respati Ardi.
Selain penampilan busana para pimpinan daerah yang kental akan unsur budaya, Pawai Pembangunan tahun 2026 ini secara khusus mengusung tema lingkungan hidup.
Respati menyebut isu lingkungan, terutama pengolahan sampah, menjadi perhatian krusial yang harus ditangani bersama oleh seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan.
Melalui momentum Pawai Pembangunan, orang nomor satu di Pemerintah Kota Surakarta ini berharap kesadaran masyarakat Kota Solo untuk memilah dan mengolah sampah dari tingkat rumah tangga dapat semakin meningkat.
"Karena kita sedang posisi darurat sampah ya, jadi tentunya ini menjadi hal yang sangat krusial hari ini. Ingin mengajak menyadarkan masyarakat untuk pengolahan sampah. Mari kita mengolah dari rumah, memilah, dan lebih memperhatikan sampah di sekitar kita. Kita menyadarkan seluruh stakeholder dan kelompok masyarakat untuk bisa membantu pengolahan sampah ke depannya," katanya menambahkan.
Respati Ardi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam atas partisipasi luar biasa dari warga yang memadati sepanjang rute pawai.
Dirinya optimistis, dengan menanamkan rasa cinta dan peduli terhadap lingkungan sekitar, kualitas kehidupan masyarakat Kota Surakarta di masa depan akan semakin baik dan bahagia. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....