Program Relawan Bakti BUMN 2026, Sasar Desa Kembangkuning Boyolali

  • 20 Agt 2026 20:13 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Boyolali - Desa Kembangkuning, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali menjadi salah satu dari 11 titik sasaran Program Relawan Bakti BUMN (RBB) 2026 yang digelar pada 16–19 Agustus 2026.

Program yang melibatkan AirNav Indonesia, PT TASPEN, dan PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) tersebut diarahkan untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan sosial, edukasi, kesehatan, serta pengembangan potensi desa.

Pembukaan program RBB 2026 di Desa Kembangkuning berlangsung di Gedung Serba Guna Desa Kembangkuning, Minggu 16 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Boyolali Agus Irawan, Direktur Utama AirNav Indonesia Capt. Avirianto Suratno, Koordinator TJSL Badan Pengaturan BUMN Fahrudin, jajaran direksi BUMN, serta Forkopimda Kabupaten Boyolali.

Direktur Utama AirNav Indonesia Capt. Avirianto Suratno mengatakan, para relawan akan berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang menyentuh kebutuhan warga. Program tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan BUMN.

"Pelaksanaan RBB di Desa Kembangkuning, Boyolali, ini merupakan bagian dari pelaksanaan RBB 2026 yang berlangsung di 11 lokasi di Indonesia dengan tema Sebelas Lokasi, Satu Panggilan untuk Negeri. Program RBB menjadi salah satu bentuk kontribusi BUMN untuk menghadirkan manfaat secara lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus mengaktualisasikan nilai AKHLAK melalui pengabdian nyata," kata Avirianto.

Sementara itu, Koordinator TJSL Badan Pengaturan BUMN, Fahrudin menilai Program RBB merupakan amanah pemerintah kepada BUMN untuk hadir dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Ia berharap berbagai program yang dijalankan dapat dilanjutkan dan dikembangkan masyarakat setelah kegiatan relawan berakhir.

"Program RBB ini menjadi bentuk tanggung jawab sosial BUMN terhadap lingkungan dan masyarakat. Kami berharap apa yang dilakukan oleh AirNav Indonesia, Taspen maupun Jasindo, serta para relawan ini dapat dijaga dan dikembangkan oleh seluruh masyarakat desa, agar kebermanfaatannya bisa berjangka panjang dan lebih luas lagi," ucap Fahrudin.

Bupati Boyolali Agus Irawan menyampaikan rasa syukur karena Boyolali dipercaya menjadi salah satu lokasi pelaksanaan RBB 2026. Menurutnya, kehadiran para relawan dapat memperkuat kolaborasi pemerintah dan BUMN dalam meningkatkan kesejahteraan sekaligus mengembangkan potensi lokal.

"Harapannya, tentunya dengan program ini bisa meningkatkan kesejahteraan bagi warga kami, dan tentunya bisa meningkatkan potensi wisata yang ada di Kabupaten Boyolali," ujar Agus Irawan.

Selama kegiatan berlangsung, relawan akan menggelar edukasi dan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat, edukasi perlindungan anak, serta kegiatan sains dan teknologi melalui STEM Kit bagi anak-anak sekolah. Para relawan juga akan berbagi pengalaman dan pengetahuan bersama pemuda melalui kegiatan bersama Karang Taruna Desa Kembangkuning.

Selain bidang sosial dan pendidikan, program RBB juga diarahkan untuk mengembangkan potensi ekonomi dan pariwisata Desa Kembangkuning. Desa tersebut memiliki potensi alam, pertanian, budaya, dan pariwisata, termasuk kawasan wisata Durensari yang berkaitan dengan aktivitas perdagangan, kuliner, pertanian, dan UMKM masyarakat.

Kolaborasi AirNav Indonesia, TASPEN, dan Jasindo juga mencakup dukungan revitalisasi Sitinggil Park yang menjadi bagian dari kawasan wisata Durensari. Penataan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus membuka peluang lebih luas bagi masyarakat dalam mengembangkan aktivitas ekonomi lokal.

Dukungan juga diberikan pada sektor pertanian melalui pengembangan agrowisata, greenhouse hortikultura, dan curing tunnel untuk pengeringan tembakau. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat potensi pertanian Desa Kembangkuning sekaligus membuka peluang edukasi dan aktivitas ekonomi baru bagi masyarakat. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....