Upacara HUT ke-81 RI di Sriwedari Solo Diwarnai Doa Korban Gempa NTT

  • 17 Agt 2026 12:18 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Stadion Sriwedari, Surakarta, Senin 17 Agustus 2026, berlangsung lancar dan khidmat. Prosesi pengibaran Sang Merah Putih oleh Paskibraka Kota Surakarta berjalan tertib dan menjadi bagian utama peringatan kemerdekaan di Kota Solo.

Upacara juga diisi doa bersama bagi masyarakat di Nusa Tenggara Timur yang tengah menghadapi bencana alam. Doa tersebut menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas peserta upacara terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Bertindak sebagai Komandan Upacara yakni Kapten Inf. Sukardi, S.T. Ia merupakan Pasiter Kodim 0735 Surakarta.

Prosesi pengibaran Sang Merah Putih dilaksanakan oleh anggota Paskibraka Kota Surakarta antara lain Hafiz Asyraf Arisfi dari SMAN 4 Surakarta, Haidar Ahmad Khoiry dari SMA Al Islam 1 Surakarta, dan Demian Rakha' Adicandra dari MAN 1 Surakarta bertugas dalam pasukan pengibaran bendera.

Sementara itu, Aletha Nizma Charnova dari MAN 1 Surakarta bertugas sebagai pembawa baki. Seluruh petugas menjalankan tugas dengan disiplin dan tanggung jawab hingga prosesi pengibaran Sang Merah Putih berlangsung lancar.

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi yang bertindak sebagai Inspektur Upacara menyampaikan pesan kepada generasi muda untuk berani bersuara, berinovasi, dan mengambil peran dalam pembangunan bangsa. Menurutnya, tantangan generasi penerus saat ini berbeda dengan yang dihadapi para pendiri bangsa 81 tahun lalu.

"Jangan pernah ragu untuk bersuara, jangan pernah takut untuk berinovasi. Sains, teknologi, engineering dan matematika yang sudah dikuasai begitu dalam oleh pemuda dapat sangat berguna bagi bangsa dan negara," kata Respati dalam amanatnya.

Respati mengatakan ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara perlu diperluas. Ia menilai suara dan kegelisahan pemuda harus lebih didengar di tengah perkembangan teknologi yang berlangsung cepat.

Respati juga mengingatkan generasi muda agar memiliki kemampuan literasi yang kuat dan tidak mudah terprovokasi di ruang digital. Persatuan dan semangat gotong royong antargenerasi dinilai penting untuk menjaga kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pendahulu.

Sementara itu, Paskibraka pembawa baki, Aletha Nizma Charnova mengatakan dirinya merasa lega setelah berhasil menjalankan tugas sebagai pembawa baki dengan lancar. Dukungan orang tua menjadi salah satu hal yang membantunya menjalani rangkaian persiapan hingga pelaksanaan upacara.

"Rasanya lebih lega dari yang kemarin itu kayak lebih tenang. Alhamdulillah bisa lancar semuanya," kata Aletha.

Upacara dihadiri Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani, Ketua TP PKK Kota Surakarta Venessa Respati, Sekretaris Daerah Kota Surakarta, Budi Murtono, jajaran Forkopimda, camat dan lurah, kepala perangkat daerah, serta pelajar SD, SMP, dan SMA sederajat se-Kota Surakarta. (Reza)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....