TMMD Brenggolo Resmi Ditutup, Pembangunan Desa Berlanjut

  • 14 Agt 2026 05:29 WIB
  •  Surakarta


RRI.CO.ID, Wonogiri - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 Kodim 0728/Wonogiri resmi berakhir di Desa Brenggolo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri, Kamis 13 Agustus 2026.

Penutupan ditandai dengan penandatanganan naskah dan pemukulan kentongan oleh Komandan Kodim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Wonogiri.

Dalam kegiatan tersebut, Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han.

Dalam amanatnya, Pangdam IV/Diponegoro menegaskan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat desa sebagai fondasi pembangunan nasional.

“TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa,” demikian tema TMMD tahun ini yang dibacakan Dandim Wonogiri.

Menurutnya, desa memiliki potensi besar dalam menggerakkan perekonomian sekaligus menjaga kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Pembangunan yang merata di tingkat desa dinilai akan memperkuat kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saya sangat optimis desa memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi, merawat kehidupan sosial, dan menjaga budaya masyarakat,” ujarnya dalam amanat Pangdam.

Pangdam menjelaskan, TMMD merupakan program kerja sama terpadu dan berkelanjutan yang melibatkan TNI, Polri, kementerian/lembaga, serta pemerintah daerah.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mempercepat pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sasaran TMMD terutama menyasar wilayah pedesaan yang masih tertinggal, miskin, terisolasi, terpencil, kawasan perbatasan, daerah kumuh perkotaan, hingga wilayah terdampak bencana.

“Melalui pembangunan yang berfokus di desa ini, kita dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkecil kesenjangan sosial, dan mewujudkan pembangunan yang benar-benar merata,” katanya.

Usai upacara penutupan, jajaran Forkopimda Kabupaten Wonogiri melanjutkan kegiatan dengan meninjau sejumlah lokasi hasil pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 di Desa Brenggolo.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari evaluasi hasil program sekaligus memastikan berbagai sasaran pembangunan yang telah dikerjakan melalui TMMD dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan berakhirnya program TMMD di Desa Brenggolo, semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor diharapkan tetap berlanjut. Pembangunan desa pun diharapkan tidak berhenti setelah program TMMD selesai, tetapi terus dikembangkan melalui peran pemerintah dan masyarakat. (Ril/Ase)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....