ASN Sukoharjo Bantu 126 Tangki Air Bersih ke Daerah Terdampak Kekeringan
- 10 Agt 2026 21:56 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Sukoharjo - Ribuan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sukoharjo mengirimkan 126 tangki air bersih untuk membantu warga akibat kemarau Panjang yang berdampak kekeringan.
Secara simbolis droping air bersih ASN dilakukan Plt Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, usai kegiatan apel pagi di halaman Gedung Setda, Senin 10 Agustus 2026.
Eko Sapto yang didampingi sejumlah pejabat, seperti Sekda Abdul Haris Widodo dan beberapa asisten Setda serta Kepala Pelaksana BPBD Aryanto Mulyatmojo pada tahap awal ini melepas dua mobil tangki air bersih untuk warga Sukoharjo di bagian selatan seperti kecamatan Bulu, Weru, dan kecamata Tawangsari.
Plt Bupati Eko Sapto kepada wartawan mengatakan penyaluran bantuan air bersih itu merupakan hasil penggalangan dana dari ribuan ASN Sukoharjo.
“Pengiriman air bersih ASN merupakan wujud kepedulian para ASN terhadap warga yang mengalami krisis air bersih,” ujar Sapto.
Menurutnya total jumlah bantuan air bersih yang disalurkan kepada warga terdampak kekeringan sebanyak 126 tangki.
“Nantinya bantuan air bersih itu bakal disalurkan hampir setiap hari ke beberapa lokasi di wilayah Bulu, Weru, dan Tawangsari,” kata dia.
Plt Bupati Sukoharjo itu juga berharap bantuan air bersih dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
“Semoga nanti ada gerakan peduli air bersih bakal lebih besar dengan melibatkan para instansi, perusahaan, dan organisasi atau komunitas masyarakat,” ujarnya.
Camat Weru Pandiyanto mengakui jika akibat kemarau panjang beberapa desa mengalami krisis air bersih.
“Ya, dampak musim kemaraun panjang membuat beberapa desa di kecamatan Weru mengalamai krisis air bersih,” ujarnya.
Bahkan akibat hujan yang tak kunjung turun selama dua bulan, kata Pandi, krisis air bersih mulai melanda desa lain, dan berdasarkan laporan terdapat 10 desa yang mulai membutuhkan bantuan air bersih.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Sukoharjo, Ariyanto Mulyatmojo mengatakan distribusi air bersih dilakukan sejak permohonan bantuan air bersih yang diajukan pemerintah desa pada 7 Juli.
“Untuk droping air bersih ASN, kami gunakan mobil tangki dan disalurkan ke bak penampungan di setiap Lokasi,” kata Ari.
Pihaknya berharap, warga yang mengalami krisis air bersih dapat mengajukan ke aparat desa setempat agar dapat dilakukan droping air ke lokasi sasaran. (Edwi)
Kata Kunci / Tags
Audio
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....