Siswa SMK Mikael Tertarik Pelajari Wayang lewat Jagat Wayang RRI Surakarta
- 09 Agt 2026 19:48 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Program Jagat Wayang yang dikenalkan RRI Surakarta kepada siswa SMK Mikael Surakarta mendapat respons positif dari kalangan pelajar. Platform tersebut dinilai memberikan akses yang lebih mudah bagi generasi muda untuk mengenali wayang sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia.
Salah satu siswa SMK Mikael Surakarta, Dimas Richard Natalino mengatakan, Jagat Wayang memberinya kesempatan untuk mempelajari berbagai hal mengenai wayang sekaligus memahami pentingnya menjaga keberadaan budaya tersebut.
"Dari Jagat Wayang ini saya bisa belajar mengenai wayang, mengenali wayang, serta menjaga budaya yang menjadi identitas bangsa sehingga saya bisa melestarikan budaya wayang agar tetap ada dan dikenal oleh masyarakat muda," kata Dimas.
Menurut Dimas, pengetahuan mengenai wayang juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran bagi pelajar. Ia berharap generasi muda semakin mengenal dan ikut melestarikan wayang agar tidak kehilangan tempat di tengah perkembangan zaman.
Hal senada disampaikan Kepala SMK Mikael Surakarta, Elizabeth Sri Nuryanti. Ia mengatakan, pemanfaatan media digital menjadi salah satu cara untuk membuat pengenalan budaya lebih interaktif bagi siswa.
"Anak-anak sekarang kalau disuruh mendengarkan radio saja tentu akan mengalami kesulitan, kurang bisa interaktif. Namun kalau dengan adanya media TikTok dan YouTube seperti ini saya rasa ini akan menambah wawasan mereka," ujar Elizabeth.
Elizabeth menilai, siswa tidak cukup hanya dibekali kemampuan akademik dan keterampilan, tetapi juga perlu memiliki kepedulian terhadap budaya. Karena itu, pengenalan Jagat Wayang dinilai sejalan dengan upaya sekolah dalam menanamkan penghargaan terhadap warisan budaya bangsa.
Sementara itu, Guru Seni dan Budaya SMK Mikael Surakarta, Sujarwo Joko Prihatin mengatakan, materi pewayangan yang tersedia melalui Jagat Wayang dapat mendukung proses belajar siswa di sekolah.
"Terima kasih atas kunjungan RRI Surakarta mengenalkan Jagat Wayang kepada siswa-siswa saya yang kebetulan materi wayang itu sebagian dari mata pelajaran ini. Siswa bisa mendapatkan informasi mengenai wayang lewat website Jagat Wayang," ujar Sujarwo.
Ia berharap keberadaan Jagat Wayang dapat terus dimanfaatkan sebagai sumber belajar, khususnya dalam mengenalkan wayang kepada generasi muda.
Sosialisasi Jagat Wayang di SMK Mikael Surakarta menjadi bagian dari upaya memperkenalkan budaya tradisional melalui media yang lebih dekat dengan keseharian pelajar. Dengan demikian, generasi muda diharapkan tidak hanya mengenal wayang, tetapi juga memahami nilai dan pesan yang terkandung di dalamnya. (Ryan Assyidiqi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....