Wawali Solo Astrid Widayani Bantu Ringankan Beban Warga Pengungsian Kebakaran
- 07 Agt 2026 21:53 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Wakil Wali Kota (Wawali) Solo Astrid Widayani, kembali mengunjungi korban kebakaran Asrama Polisi (Aspol) Panularan yang masih menempati aula asrama sebagai tempat pengungsian sementara, Selasa 4 Agustus 2026.
Kedatangan kedua kalinya ini sebagai bagian menepati janji kepada warga pengungsian untuk memberikan bantuan secara pribadi yang bisa dimanfaatkan para korban bersama-sama. Bantuan yang diberikan berupa mesin cuci, satu kompor gas, dan satu magicom untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Astrid Widayani mengatakan bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian agar para korban dapat menjalani aktivitas sehari-hari, dengan lebih nyaman sembari menunggu penanganan lebih lanjut.
"Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan meringankan kebutuhan bapak ibu semua selama berada di tempat pengungsian. Silakan dimanfaatkan bersama-sama untuk kepentingan bersama," kata Astrid Widayani.
Ditambahkan Astrid Widayani, dirinya berpesan agar seluruh korban tetap menjaga semangat kebersamaan dan kekompakan selama tinggal di pengungsian. Dikatakan Astrid juga, kondisi yang dihadapi akan lebih mudah dilalui apabila seluruh penghuni saling mendukung dan bergotong royong.
"Saya titip agar tetap rukun dan kompak. Bantuan yang ada ini bukan menjadi hak milik perorangan, tetapi untuk digunakan bersama-sama. Mari saling menjaga, saling membantu, dan saling memahami agar semua bisa merasakan manfaatnya," katanya menambahkan.
Sebagai informasi, kebakaran yang terjadi pada Jumat, 31 Juli 2026 tersebut menghanguskan 12 rumah dinas di kompleks Aspol Panularan. Puluhan warga harus kehilangan tempat tinggal, harta benda, serta sebagian sumber mata pencaharian.
Astrid Widayani berharap semangat kebersamaan yang selama ini telah terjalin di antara para korban dapat terus dipertahankan hingga mereka memperoleh tempat tinggal yang lebih layak.
Dirinya memastikan Pemerintah Kota Solo terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengupayakan penanganan terbaik bagi para penyintas, baik melalui bantuan sosial maupun pencarian solusi hunian sementara. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....