Polres Wonogiri Perkuat Sinergi Atasi Krisis Air Bersih Kemarau

  • 06 Agt 2026 00:11 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Wonogiri - Polres Wonogiri bersama Pemerintah Kabupaten Wonogiri memperkuat sinergi penanganan dampak musim kemarau dengan menyalurkan bantuan air bersih bagi warga Desa Tlogosari, Kecamatan Giritontro, Selasa 4 Agustus 2026. Bantuan tersebut menjadi langkah cepat pemerintah dan kepolisian untuk membantu masyarakat yang mulai terdampak krisis air bersih.

Penyaluran bantuan dipusatkan di Kantor Desa Tlogosari dan dipimpin Bupati Wonogiri Setyo Sukarno bersama Kapolres Wonogiri AKBP Haris Munandar Hasyim. Kegiatan itu turut dihadiri unsur Forkopimda, BPBD Kabupaten Wonogiri, PDAM, Satpol PP, PMI, Forkopimcam Giritontro, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta sekitar 300 warga.

Sebanyak 10 tangki air bersih disalurkan secara simbolis kepada masyarakat. Bantuan tersebut menjadi upaya awal dalam memenuhi kebutuhan air bersih warga yang terdampak kekeringan di wilayah Giritontro.

Kapolres Wonogiri AKBP Haris Munandar Hasyim menegaskan kehadiran Polri bersama pemerintah daerah merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat di tengah kondisi darurat akibat musim kemarau.

"Kehadiran kami bersama Bapak Bupati merupakan wujud hadirnya negara di tengah masyarakat," ujarnya.

Ia berharap bantuan tersebut mampu meringankan kebutuhan warga, sembari menegaskan bahwa Polres Wonogiri siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan kekeringan.

Selain menyalurkan bantuan, Kapolres juga mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijaksana. Ia mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan dengan tidak membakar lahan maupun membuang puntung rokok di kawasan kering.

Sementara itu, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran khusus untuk penanganan kekeringan melalui distribusi bantuan air bersih. "Penyaluran akan terus dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat, sementara pemerintah desa diminta segera melaporkan apabila masih terdapat wilayah yang mengalami kesulitan air bersih," ujarnya.

Data BPBD Kabupaten Wonogiri mencatat hingga awal Agustus 2026 terdapat enam kecamatan dan 19 desa yang telah melaporkan terdampak kekeringan. Kondisi tersebut juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan sehingga dibutuhkan sinergi seluruh pihak dalam upaya pencegahan maupun penanganannya.

Melalui kolaborasi tersebut, Polres Wonogiri bersama Pemerintah Kabupaten Wonogiri menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan dan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat selama musim kemarau berlangsung. (Ril/Ase)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....