Kenal Lebih Dekat Yayasan Mbah Semar Peduli
- 04 Agt 2026 13:09 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Yayasan Mbah Semar Peduli merupakan yayasan sosial dan kemanusiaan yang berdiri secara resmi pada 31 Desember 2021 dan dideklarasikan pada 27 Februari 2022. Yayasan ini lahir dari tekad anggotanya untuk berbuat baik tanpa harus menunggu kaya atau bergantung pada donasi besar.
“ Yayasan ini bergerak di bidang sosial, kemanusiaan, dan layanan darurat, termasuk penyediaan ambulans, “ ujar Dwi Woro Esti Hari Murti.
Yayasan ini berupaya bersinergi dengan program pemerintah, termasuk harapan dapat mendukung program-program sosial pemerintah dan Menjunjung nilai kejujuran, gotong royong, dan amanah dalam setiap kegiatan. Pendanaan utama berasal dari iuran dan pengorbanan anggota sendiri, bukan mengandalkan donasi publik.Anggota didorong berbuat sesuai kemampuan tanpa memaksakan diri.
“ Yayasan Mbah Semar tidak mengejar popularitas atau viral di media sosial; dokumentasi hanya sebagai arsip kegiatan, “ Ujar Ramadi Abdulah
Ambulans pertama berasal dari mobil milik Pak Parno yang diserahkan untuk dijadikan armada yayasan. Armada tersebut digunakan untuk membantu masyarakat selama 24 jam, dan bila tidak tersedia, yayasan bekerja sama dengan jaringan relawan ambulans lainnya.Selain kegiatan sosial rutin seperti layanan ambulans,bantuan kepada Masyarakat, cek kesehatan gratis,peminjaman kursi roda,
Yayasan ini juga aktif mengadakan kegiatan pelestarian budaya, antara lain pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter,kirab budaya,promosi tenun lurik dan produk UMKM Kecamatan Pedan dan rencana menghidupkan kembali citra Pedan sebagai kota lurik melalui pawai budaya dan pesta rakyat.
Pemerintah daerah memberikan dukungan moral dan menyambut baik kegiatan yayasan.Yayasan sempat disarankan mendaftar ke Kesbangpol agar memperoleh bantuan, namun hingga kini memilih tetap mandiri agar tidak bergantung pada bantuan pemerintah.
Yayasan Mbah Semar sendiri mempunyai Jumlah anggota aktif sekitar 21 orang, meski dapat berubah Tidak ada biaya masuk yang ditekankan dalam wawancara Calon anggota dipersilakan bergabung, tetapi harus memahami bahwa kegiatan bersifat sukarela, membutuhkan komitmen, kerja keras, dan kesiapsiagaan 24 jam.Anggota baru diharapkan memiliki semangat melayani, bukan mencari imbalan.
Yayasan bekerja sama dengan komunitas relawan, organisasi disabilitas, sekolah, serta berbagai pihak dalam setiap kegiatan, Anak anak muda dilibatkan dalam berbagai acara untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, kepedulian sosial, dan pelestarian budaya lokal.
“ Yayasan Mbah Semar Peduli adalah komunitas sosial yang mengutamakan kemandirian, gotong royong, dan pelayanan kepada masyarakat. Selain membantu melalui layanan sosial dan ambulans, yayasan juga berupaya melestarikan budaya lokal Pedan dan mengajak masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan yang bermanfaat tanpa mengharapkan imbalan, “ Ucap Parno menutup Obrolan Komunitas yang disiarkan RRI Surakarta 27 Juli 2026 yang dipandu Manggala Putra. ( Ria )
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....