Dorong Hilirisasi Kopi Jenawi, TP PKK Karanganyar Latih Para Petani

  • 01 Agt 2026 17:12 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar terus memperkuat strategi hilirisasi pada berbagai komoditas pertanian dan perkebunan unggulan daerah. Salah satu yang kini menjadi fokus pengembangan serius adalah Kopi Jenawi, agar tidak sekadar dijual dalam bentuk hasil panen mentah, melainkan diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi guna meningkatkan kesejahteraan para petani di lereng Gunung Lawu.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Pascapanen Kopi yang digelar untuk Kelompok Tani (Poktan) Rejeki Barokah di Desa Anggrasmanis, Kecamatan Jenawi. Kegiatan diawali dengan aksi panen kopi bersama dan dilanjutkan praktik pengolahan pascapanen, mulai dari pemilahan biji atau sortasi, teknik pengolahan, hingga penanganan akhir produk.

Ketua TP PKK Kabupaten Karanganyar, dr. Farida Rober Christanto menegaskan setiap wilayah di Karanganyar memiliki potensi lokal unggulan yang harus digarap secara maksimal dari hulu ke hilir.

"Jenawi memiliki potensi perkebunan kopi yang sangat baik. Potensi ini harus kita dorong agar menghasilkan produk berkualitas dan memiliki daya saing, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani," ujar Farida Rober Christanto, Sabtu 1 Agustus 2026.

Farida menambahkan, tren meningkatnya konsumsi dan gaya hidup minum kopi di tengah masyarakat saat ini menjadi peluang bisnis yang sangat menjanjikan bagi para petani lokal Karanganyar.

"Meningkatnya konsumsi kopi di masyarakat merupakan peluang besar bagi petani untuk mengembangkan produk lokal yang memiliki kualitas sekaligus nilai jual lebih tinggi," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (Dispertan PP) Kabupaten Karanganyar, Feriana Dwi Kurniawati, menyampaikan bahwa Pemkab Karanganyar telah menyalurkan bantuan sarana pendukung berupa satu paket peralatan pascapanen kopi khusus untuk Poktan Rejeki Barokah.

"Kami ingin petani tidak hanya menghasilkan kopi, tetapi juga memahami proses pascapanen sehingga mutu produk meningkat dan Kopi Jenawi semakin dikenal di pasar yang lebih luas," kaya Feriana.

Melalui sinergi pelatihan kapasitas, bantuan sarana modern, dan penguatan kelembagaan tani ini, Pemkab Karanganyar optimistis Kopi Jenawi bakal tumbuh menjadi komoditas kopi khas yang berdaya saing tinggi, memperluas jangkauan pasar nasional, sekaligus menyokong pengembangan kawasan agrowisata berbasis pertanian di Lereng Lawu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....