DPRD Solo Targetkan Penanganan Darurat Sampah Tuntas Akhir 2026
- 01 Agt 2026 16:22 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – DPRD Kota Surakarta mendorong percepatan penanganan persoalan sampah di TPA Putri Cempo melalui rapat kerja lintas instansi yang digelar di Graha Paripurna DPRD Kota Surakarta. Rapat tersebut merupakan tindak lanjut audiensi BEM Solo Raya bersama warga sekitar TPA Putri Cempo dan perwakilan pemulung yang diterima DPRD pada Jumat 24 Juli 2026.
Ketua Komisi III DPRD Kota Surakarta, Taufiqurrahman, mengatakan kondisi persampahan di Kota Solo saat ini sudah berada pada tahap sangat darurat sehingga membutuhkan langkah bersama dari seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, rapat tersebut difokuskan untuk mengevaluasi kinerja PT Solo Citra Metro Plasma Power (SCMPP) sebagai pengelola fasilitas pengolahan sampah sekaligus merumuskan arah pengelolaan sampah ke depan.
"Solo ini sudah dianggap sangat-sangat darurat sampah. Karena itu kami ingin mengetahui sejauh mana kemampuan PT SCMPP memenuhi targetnya dan langkah apa yang harus dilakukan pemerintah kota untuk mengatasi persoalan ini," kata Taufiqurrahman, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Ia menilai penyelesaian persoalan sampah tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah maupun perusahaan pengelola. Menurutnya, masyarakat juga perlu mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan sampah sejak dari sumber.
Karena itu, DPRD mendorong Dinas Lingkungan Hidup memperkuat sosialisasi kepada masyarakat agar upaya pengurangan sampah dapat berjalan lebih efektif.
Taufiqurrahman berharap persoalan persampahan di Kota Surakarta dapat ditangani secara bertahap hingga akhir tahun 2026.
"Ke depan kami harapkan persoalan sampah ini bisa diatasi sampai Desember. Semua unsur harus bekerja lebih serius dan masyarakat juga perlu terus diberikan sosialisasi," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surakarta, Herwin Tri Nugroho, mengatakan rapat kerja tersebut menjadi wadah untuk menyampaikan perkembangan penanganan sampah sekaligus mendengar langsung aspirasi warga dan mahasiswa.
Menurutnya, masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam proses evaluasi pengelolaan TPA Putri Cempo.
"Rapat ini merupakan tindak lanjut penyampaian pendapat dari warga dan mahasiswa. DPRD mengundang kami bersama SCMPP untuk menyampaikan progres sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat," kata Herwin.
Ia menambahkan, seluruh hasil rapat akan menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam mempercepat penanganan darurat sampah di Kota Surakarta. (Ryan Assyidiqi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....