Perkuat Caturdarma, FAI UMS Gandeng Forum Guru Muhamadiyah Kembangkan Pendidikan

  • 24 Jul 2026 20:17 WIB
  •  Surakarta

RRI. CO,ID, Surakarta = Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://ums.ac.id terus memperkuat implementasi Caturdarma Perguruan Tinggi Muhammadiyah melalui perluasan jejaring kemitraan. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan Forum Guru Muhammadiyah.

Kerja sama ini menjadi komitmen bersama untuk memperkuat pengembangan pendidikan sekaligus meningkatkan kolaborasi antara perguruan tinggi dan para praktisi pendidikan Muhammadiyah dalam menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.

Dalam pertemuan tersebut, FAI UMS diwakili oleh Wakil Dekan II Bidang Administrasi dan Keuangan, Dr. Istanto, S.Pd.I., M.Pd., didampingi anggota Unit Penjaminan Mutu Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Dartim, S.Pd., M.Pd., serta Ketua Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam UMS, Dr. Muh. Nur Rochim Maksum, S.Pd.I., M.Pd.I. Sementara itu, Forum Guru Muhammadiyah diwakili oleh Sutomo, M.Ag.

Wakil Dekan II Bidang Administrasi dan Keuangan, Dr. Istanto, S.Pd.I., M.Pd., mengungkapkan bahwa agenda ini menegaskan komitmen untuk membangun hubungan kelembagaan yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan pendidikan Muhammadiyah.

“Melalui kerja sama Catur Darma ini, FAI UMS dan Forum Guru Muhammadiyah akan memperluas ruang kolaborasi dalam berbagai bidang, mulai dari pengembangan kualitas pendidikan, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, hingga penguatan hubungan antara dunia akademik dengan kebutuhan riil di lingkungan sekolah,” ujarnya, Jumat 24 Juli 2026.

Berbagai program kolaboratif direncanakan menjadi bagian dari implementasi kerja sama tersebut, di antaranya pelatihan dan pengembangan profesional guru, seminar pendidikan, kuliah praktisi, pendampingan akademik, penelitian bersama, publikasi ilmiah, hingga pengabdian kepada masyarakat.

Kolaborasi antara perguruan tinggi dan forum guru dinilai memiliki peran strategis dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih adaptif.

“Perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi melalui pengembangan keilmuan, riset, dan inovasi pembelajaran, sementara para guru menghadirkan pengalaman empiris mengenai kebutuhan serta tantangan yang dihadapi di lapangan,” tegasnya.

Dengan sinergi tersebut, program-program yang dihasilkan diharapkan tidak hanya berhenti pada aspek administratif, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pembelajaran dan kapasitas tenaga pendidik di sekolah-sekolah Muhammadiyah.

Keterlibatan Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam UMS dalam kerja sama ini juga memperkuat arah pengembangan pendidikan Islam yang berbasis riset, profesionalisme, serta kebutuhan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi ruang bagi dosen, mahasiswa, alumni, dan para guru untuk bersama-sama melahirkan gagasan, inovasi, dan solusi pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman.

Di sisi lain, Unit Penjaminan Mutu Program Studi PAI turut berperan memastikan setiap program yang disusun memiliki tujuan yang jelas, standar pelaksanaan yang terukur, serta mekanisme evaluasi yang berkelanjutan sehingga kualitas implementasi kerja sama dapat terus ditingkatkan.

Kerja sama Caturdarma antara FAI UMS dan Forum Guru Muhammadiyah menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antarlembaga Muhammadiyah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Kemitraan ini diharapkan mampu mengintegrasikan kapasitas akademik perguruan tinggi dengan pengalaman profesional para guru dalam satu agenda pengembangan pendidikan yang berkelanjutan.

Pertemuan yang berlangsung di FAI UMS 22 Juli 2026 tersebut menjadi langkah awal dalam penyusunan berbagai program tindak lanjut yang disesuaikan dengan kebutuhan kedua belah pihak. Implementasi program-program tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi institusi, tenaga pendidik, mahasiswa, hingga masyarakat luas.

Melalui kolaborasi ini, FAI UMS dan Forum Guru Muhammadiyah menegaskan komitmen untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas, adaptif, serta berlandaskan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan. Sinergi tersebut diharapkan semakin memperkuat kontribusi Muhammadiyah dalam mencetak pendidik yang kompeten sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat lokal, nasional, hingga internasional. (Edwi/Rill)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....