Polokarto Tumoto Expo 2026, Kembali Digelar di Gedung Serba guna Desa Wonorejo
- 21 Jul 2026 21:22 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Sukoharjo - Pemerintah Kecamatan Polokarto bekerja sama dengan BUMDesma Polokarto Tumoto kembali menggelar “Polokarto Tumoto Expo 2026”.
Kegiatan yang digelar selama tiga hari mulai Selasa 21 Juli 2026 di gedung Serba Guna desa Wonorejo itu diikuti stand dari 17 desa di kecamatan Polokarto.
Pembukaan Polokarto Tumoto Expo 2026 dilakukan Plt Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, yang didampingi Asisten II Setda Suyamto, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumarno, Camat Polokarto Heri Wahyu Cahyono serta tokoh masyarakat setempat.
Seperti halnya edisi ditahun sebelumnya, Polokarto Tumoto Expo juga menampilkan beragam produk unggulan mulai dari produk kuliner, hasil pertanian, hingga kerajinan tangan.

Ketua BUMDesma Polokarto Tumoto, Rini Wahyuni, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk memperkuat jejaring usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa berbasis Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
“BUMDesma yang merupakan transformasi dari program PNPM Mandiri Perdekaan itu mengelola modal awal Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) sebesar Rp2,8 miliar, dan per 31 Desember 2025 telah berkembang pesat menjadi Rp18,2 miliar,” ujar dia.
Ketua BUMDesma Polokarto Tumoto, Rini Wahyuni, juga menambahkan, dari hasil surplus tahun 2025 lebih dari Rp1,345 miliar.
“Alokasi dana tidak hanya digunakan untuk tambahan modal usaha, melainkan juga disalurkan dalam bentuk bantuan bagi Rumah Tangga Miskin (RTM), dana pelatihan pemberdayaan UMKM, hingga Alokasi Hasil Usaha (PADes) sebesar Rp78.180.000 untuk 17 desa,”katanya.

Plt Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya expo yang mengusung tema “Kolaborasi Membangun Desa, Menggerakkan UMKM Menuju Polokarto Tumoto dan Sukoharjo Spektakuler.
“Semangat gotong royong atau cancut taliwondo antara jajaran kecamatan, pengurus BUMDesma, Kades, hingga TP PKK dan pelaku UMKM menjadi kunci suksesnya pembangunan daerah,” ujar Eko.
Menurutnya, pembangunan desa tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, dibutuhkan kolaborasi nyata.
“Kami berharap Tumoto Expo tidak sekadar seremonial, akan tetapi dapat mendatangkan transaksi maksimal dan membuat produk-produk lokal semakin dikenal luas dan naik kelas tidak hanya di kecamatan Polokarto namun juga di daerah lain,” katanya.
Selain pameran potensi desa, Polokarto Tumoto Expo 2026, juga diisi dengan seminar mengenai diversifikasi bisnis BUMDes berbasis ekosistem ekonomi desa, pelbagai pelatihan usaha, hiburan rakyat, doorprize, hingga bermacam perlombaan seperti lomba poster, fashion show, dan penganugerahan stan terbaik. (Edwi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....