Tur Bintang Muda Lokananta Vol. 2 Perkuat Regenerasi Musisi Muda
- 21 Jul 2026 10:15 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Tur Bintang Muda Lokananta Vol. 2 di Jakarta dan Yogyakarta menutup rangkaian program inkubasi regenerasi talenta musik Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi tahap akhir pembinaan bagi para finalis setelah melalui proses kurasi, mentoring, rekaman di Studio Lokananta, hingga peluncuran album kompilasi.
Tur digelar di M Bloc Space, Jakarta, pada 11 Juli 2026 dan Milli Sayidan, Yogyakarta, pada 18 Juli 2026. Tiga finalis, yakni Drewgon, Barmy Blokes, dan BeverlyLine, tampil bersama musisi pendukung sebagai bagian dari penguatan pengalaman panggung dan jejaring industri musik.
Program Bintang Muda Lokananta Vol. 2 mendapat dukungan PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) dan PT Danareksa (Persero). Selain mempertemukan finalis dengan audiens yang lebih luas, program tersebut juga menjadi ruang kolaborasi antara musisi pendatang baru dan pelaku industri musik.
Berbeda dengan ajang pencarian bakat pada umumnya, Bintang Muda Lokananta dirancang sebagai program inkubasi yang berkelanjutan. Melalui rangkaian mentoring, rekaman, hingga tur dua kota, para finalis dipersiapkan agar memiliki kapasitas profesional dan mampu bersaing di industri musik Indonesia.
Drewgon, musisi asal Maluku Tenggara, mengatakan program tersebut membuka kesempatan yang sama bagi musisi dari berbagai daerah untuk berkembang. "Sebelumnya aku tidak pernah membayangkan bisa melalui proses yang selengkap ini. Mulai dari mentoring, mengeksplorasi arsip musik Lokananta, rekaman di Studio Lokananta, hingga tampil dalam tur di dua kota. BML membuatku merasa memiliki ruang, akses, dan kesempatan yang sama untuk berkembang," ujarnya.
Sementara itu, personel BeverlyLine, Manggar, menilai sesi mentoring menjadi pengalaman paling berkesan karena memberikan perspektif baru dalam proses berkarya. Menurutnya, pembelajaran tersebut mendorong grupnya untuk pertama kali merekam lagu berbahasa Indonesia.
"Sesi mentoring menjadi salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi kami. Insight yang kami dapat mendorong kami untuk pertama kalinya merekam lagu berbahasa Indonesia," kata Manggar.
Di sisi lain, vokalis Barmy Blokes, Wiki, menilai program tersebut memperluas jejaring dengan mentor, sesama finalis, dan audiens di berbagai daerah. Pengalaman itu, menurutnya, memberikan semangat baru untuk terus berkarya di industri musik.
"Kami bisa berdiskusi dengan mentor, bertukar pengalaman dengan finalis lain, hingga bertemu audiens baru. Dari pertemuan-pertemuan seperti inilah kami belajar, membangun jejaring, dan menemukan semangat baru untuk terus berkarya," ucap Wiki.
Pada rangkaian tur di Yogyakarta juga digelar diskusi bersama pelaku industri musik. Vokalis Shaggydog sekaligus perwakilan DoggyHouse Records dan Milli Sayidan, Heruwa, menekankan pentingnya ekosistem yang mendukung proses bertumbuhnya musisi melalui ruang belajar, jejaring, kolaborasi, dan interaksi dengan komunitas serta audiens.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....